http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Ini Data Peserta BPJS Cabang Palangka Raya

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sampai dengan 31 Juli 2017, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya sudah mencapai 566.786 jiwa. Termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui program Kartu Kalteng Berkah, sebanyak 12.355 jiwa.

Kota Palangka Raya melalui program Jamkesda Kota Palangka Raya sebanyak 20.522 jiwa, Kabupaten Gunung Mas melalui program Jamkesda Kabupaten Gunung Mas sebanyak 7.398 jiwa, Kabupaten Kapuas melalui program Kapuas Sehat sebanyak 2.084 jiwa, Kabupaten Katingan melalui program Jamkesda Kabupaten Katingan sebanyak 1.990 jiwa, Kabupaten Pulang Pisau melalui program Jamkesda Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 9.989 jiwa.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Palangka Raya, dr Elke Winasari melalui press release yang disampaikan, Sampai dengan saat ini, secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program JKN-KIS mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70% dari jumlah proyeksi penduduk Indonesia di tahun 2017.

“Laporan audited akhir tahun 2016 memberikan gambaran bahwa program JKN-KIS sangat dirasakan masyarakat. Ini terlihat dari pemanfaatan kartu BPJS Kesehatan di 2016 secara nasional sebanyak 177,8 juta kunjungan ke fasilitas kesehatan. Angka kunjungan ini terus meningkat dari tahun 2014 sebanyak 92,3 juta, dan tahun 2015 sebanyak 146,7 juta,” jelas Elke selasa (22/08).

Dijelaskannya, total pemanfaatan di 2016 ini terdiri dari kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter praktek perorangan mencapai sekitar 120,9 juta kunjungan, untuk rawat jalan di poliklinik dan rumah sakit sebanyak 49,3 juta, dan rawat inap 7,6 juta.

Komitmen pemerintah dalam keberlangsungan Program JKN KIS terwujud penyediaan APBN dalam bentuk iuran bagi 92,4 juta jiwa peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan pemenuhan ketersediaan fasilitas kesehatan. Dari mana sumber APBN tersebut, tentu salah satunya dari pajak.

“Implementasi program JKN-KIS yang baru 3,5 tahun, nyatanya tidak hanya berdampak terhadap pelayanan kesehatan, tetapi juga perekonomian. Menurut penelitian LPM FEB Universitas Indonesia, kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 sebesar 152,2 triliun dan di tahun 2021 bisa mencapai 289 triliun,” tambahnya.

Selain itu, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten/Kota, dan Website, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya juga telah bekerja sama dengan 10 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 10 Rumah Sakit, 7 Apotek, serta 5 Optik. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan Program JKN-KIS.

Selain komitmen dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, ke depan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,323PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.