http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

DPRD Tubaba Minta Polisi Usut SPBU Murni Jaya

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat Busroni, meminta pihak kepolisian mengusut dugaan pelanggaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.346.109, di jalan Raya Dayamurni, Tiyuh Murnijaya, Tumijajar, jika ditemukan pelanggaran pengecoran bahan bakar jenis premium menggunakan dirigen.

Hal itu disampaikan ketua dewan usai pertemuan antara pihak SPBU dan Komisi A, di Ruangan Rapat Komisi A DPRD Tubaba, Selasa (8/8/2017). “Setelah melihat bukti-bukti hasil investigasi awak media dilapangan, telah menemukan beberapa bukti dugaan penjualan BBM jenis premium diluar ketentuan kesepakatan,” katanya.

Busroni juga menilai pertemuan tertutup yang digelar Komisi A bersama pihak SPBU itu racu. Menurutnya, ia akan menjadwalkan kembali pemanggilan ulang pihak SPBU melalui Komisi B setelah pihaknya turun kelapangan. Ia menjelaskan dugaan pengecoran BBM jenis premium menggunakan dirigen melebihi batas ketentuan itu merupakan bagian atau ranah dari Komisi B.

“Saya melihat pertemuan hari ini racu, dugaan pengecoran melebihi ketentuan itu adalah bagian dari Komisi B, bukan Komisi A. Komisi A hari ini menurut saya hanya mengecek kelengkapan izin dari SPBU tersebut. Jika nanti ditemukan pelanggaran, itu ranah polisi yang akan menentukan salah dan tidaknya,” tegasnya.

Sementara Manager Oprasional SPBU Bandarlampung yang mengaku bernama Aripan menganggap, pemberitaan SPBU di beberapa media dianggap tidak semuanya benar. Ketidak benaran itu menurutnya, sudah dijelaskan dengan pihak Komisi A DPRD saat hearing tertutup. Sayangnya saat ditanyakan wartawan terkait berita yang tidak benar yang dilontarkannya, ia enggan menjawab.

“Yang tidak benar sudah kita luruskan didalam sama pihak Komisi A, kalau mau tau silahkan tanya dengan Komisi A. Selama ini semua yang dilakukan pihak SPBU menurut saya sudah sesuai ketentuan. Sedangkan mobil yang membawa premium menggunakan dirigen saat itu bukan dari SPBU kita,” kelihnya.

Dugaan pelanggaran tersebut tertuang dalam surat PT. Pertamina Nomor: 617/F124/2016-S3 tanggal 31/8/2016, dan surat Pemerintah Provinsi Lampung Nomor: 540/1991/III.19.2016. Dasar kedua surat tersebut menerbitkan Surat Keputusan (SK) bersama pemgusaha SPBU seluruh lampung Nomor: 302/HM/BidSPBU/X/2016. Hal Larangan penyaluran BBM (Premiun) di SPBU dengan mempergunakan dirigen.

Kesepakatan yang ditanda tangani oleh Doni Irawan, SE itu, melarang seluruh SPBU di lampung tidak melayani penjualan premium dengan mengunakan dirigen tanpa terkecuali. Penjualan premium menggunakan dirigen dialihkan ke pertalite, dan permintaan BBM ke PT. Pertamina khusus premium ke SPBU dengan pola 16-18 kl.

Surat tersebut juga menegaskan sangsi, bila SPBU melanggar kesepakan bersama, Hiswana Migas Lampung l bidang SPB akan meminta kepada PT. Pertamina untuk memberlakukan pemblokiran pengiriman kepada SPBU tersebut. (JE/RZ)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,694PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.