http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Dimyati Tolak Pembangunan Gedung dan Apartemen DPR RI

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Dimyati Natakusumah, menolak wacana pembangunan apartemen bagi wakil rakyat di lahan eks Taman Ria Senayan. Menurut Dimyati, saat ini kondisi keuangan negara sedang tidak stabil. Apalagi, Presiden Joko Widodo sedang menggenjot sektor infrastruktur yang juga membutuhkan biaya besar.

“Kondisi keuangan negara belum stabil. Pak Jokowi sedang godok infrastruktur, maka apartemen DPR nanti dulu lah. Saya tidak setuju,” ungkapnya di Pandeglang, Jumat (18/8/2017).

Wacana itu bagi Dimyati, bukan lah sesuatu yang mendesak ditengah banyaknya kebutuhan pembangunan lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi tidak terlalu mendesak lah. Lebih baik uangnya untuk infrastruktur guna pembangunan nasional. Karena kami juga sudah ada rumah jabatan di Kalibata,” imbuh Dimyati.

Sementara perihal gedung DPR RI yang dikabarkan mulai mengalami kemiringan, Dimyati membenarkan. Hanya saja ia menilai, kondisi tersebut lagi-lagi bukan menjadi alasan mendesak pembangunan gedung baru. Lantaran kualitas gedung yang dibangun tahun 1965 itu masih layak digunakan sebagai ruang kerja anggota DPR.

“Soal gedung yang sudah miring, itu masih aman lah, 80-90 persen masih aman,” singkatnya.

Diketahui, wacana pembangunan gedung baru DPR dan apartemen kembali bergulir seiring dengan usulan kenaikan pagu anggaran DPR untuk Tahun Anggaran 2018 menjadi Rp5,7 triliun. Angka ini naik sebesar Rp1,4 triliun dari pagu Tahun Anggaran 2017.

Usulan ini muncul dari beberapa pimpinan DPR RI, Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Mereka menilai Gedung Nusantara I DPR yang digunakan sebagai ruang fraksi dan ruang kerja anggota dinilai sudah tak layak. Pasalnya, gedung itu sudah tidak mampu lagi menampung penghuninya yang kini melebihi 500 orang.

DAU Dipangkas, Bupati Irna Pastikan Sektor Pelayanan Dasar Tak Terganggu

Anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Pandeglang dipastikan berkurang pada APBD Perubahan mendatang. Sebab, Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Pandeglang akan dipangkas sebesar Rp20,8 miliar oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pemangkasan itu imbas dari adanya rasionalisasi dari pemerintah pusat lantaran penerimaan negara yang tidak tercapai.

Pemangkasan DAU itu jelas menjadi kabar duka bagi Bupati Pandeglang, Irna Narulita. Irna mengaku prihatin dengan adanya rasionalisasi itu. Pasalnya, perencanaan yang telah disusun selama ini, dipastikan akan bergeser. Bahkan kemungkinan beberapa diantaranya terancam gagal terealisasi.

“Pastinya kami prihatin. Sedih mah sedih karena kami banyak keperluan untuk perencanaan pembangunan yang sudah kami susun sebelumnya dalam rapat-rapat terbatas,” ungkap Irna, Jumat (18/8/2017).

Namun begitu, Irna memastikan bahwa dampak pemangkasan DAU tidak akan mengganggu kegiatan prioritas Pemkab yang tekah dicanangkan, yakni perihal peningkatan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Karenanya bupati wanita pertama di Pandeglang itu menjelaskan bahwa pihaknya akan memformulasikan kembali seluruh program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami akan berupaya memformula kan lagi kebutuhan-kebutuhan Pandeglang yang prioritas atau unggulan agar tidak terasionalisasi. Yang pasti kami akan memperjuangkan kegiatan unggulan kami yakni infrastruktur jalan, pelayanan dasar dan lainnya yang menyangkut kepetingan masyarakat,” paparnya.

Hanya saja Irna belum dapat membeberkan lebih jauh bidang apa saja yang akan dirasionalisasi. Pasalnya, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) harus musyawarah terlebih dahulu untuk menentukan kebijakan.

‚ÄúNanti kami akan rapat lagi terkait hal itu,” imbuh bupati.

Meski mengaku sedih adanya pemangkasan tersebut, namun Irna memaklumi mengenai kondisi cadangan kas negara yang sedang bermasalah. Oleh karenya, bupati berharap agar kas negara kembali stabil. Dengan begitu, Pemkab bisa kembali mendapatkan bantuan sesuai yang dibutuhkan.

“Bahkan diharapkan angkanya bisa lebih besar. Mengingat Pandeglang membutuhkan fiskal yang mumpuni, untuk mengentaskan persoalan daerah tertinggal,” jelasnya. (IY)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,332PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.