Wabup Demak: TMMD bukan semata membangunkan sarana fisik bagi masyarakat desa

MENARAnews, Demak (Jateng) – Kodim 0716/Demak menggelar upacara pembukaan TMMD sengkuyung II tahun anggaran 2017 di lapangan desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak, Selasa (4/7).

Selaku Irup wakil Bupati Demak Drs. Djoko Sutanto, Komandan upacara Danramil 06 Kecamatan Wedung Kapten infantri Syafii. Peserta upacara terdiri dari dua peleton pasukan Kodim 0716/Demak, satu peleton pasukan polres Demak, Satpol PP Kabupaten Demak, Linmas, perangkat desa se-Kecamatan Karanganyar, masyarakat desa Cangkring, FKPPI, PPM, OSIS dan Pramuka SMA Negeri Karanganyar.

Irup Wakil Bupati Demak Drs. Djoko Sutanto secara simbolis menyerahkan peralatan kerja kepada kedua perwakilan, dan dilanjutkan pemukulan kentongan didampingi Forkopimda Kabupaten Demak tanda dibukanya TMMD sengkuyung tahap II tahun 2017.

Amanat Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, SH. MIP, dibacakan oleh Wakil Bupati Demak Drs. Djoko Sutanto selaku Irup menyampaikan bahwa TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu-membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan, dan lain-lain.

“TMMD bukan semata membangunkan sarana fisik bagi masyarakat desa. Namun TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi”, ungkapnya.

“Ayo kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakate komplet, SDM-me makin berkualitas, mandiri, punya spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat. Lan sing ora kalah penting, kabudayane tansah lestari”, jelasnya.

Untuk mewujudkan pencapaian tujuan dan kegiatan TMMD ditetapkan kegiatan fisik dan non fisik. “Kegiatan fisik yang akan dilaksanakan yaitu pengecoran jalan beton bertulang ukuran 600 M x 3 M x 0,15 M. Sedangkan kegiatan non fisik yakni penyuluhan-penyuluhan dari instansi terkait diantaranya: penyuluhan diradikalisasi terorisme; penyuluhan bintal dan kerukunan antar umat beragama; penyuluhan Balatkom, bela negara, empat konsensus dasar; penyuluhan wasbang, hukum dan kamtibmas; penyuluhan perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan; penyuluhan pendidikan, seni budaya, olah raga dan pariwisata; serta pengetahuan KB, kesehatan dan HIV/AIDS,” terang Kapten Inf. Mulyadi selaku Dansatgas Pasiter Kodim 0716/Demak.

Pelaksanaan kegiatan selama 30 hari, dalam pelaksanaannya dilakukan secara serentak melalui upacara pembukaan pada Selasa, 4 Juli 2017, sedangkan upacara penutupan pada 3 Agustus 2017, tambahnya.

Usai upacara Wakil Bupati beserta Forkopimda meninjau lokasi jalan yang akan dicor. (Cont)

Comments
Loading...