Tingkatkan SDM Pariwisata, Dinas Pariwisata Sumatera Barat Gelar Pembekalan Tehnis Bidang Pariwisata

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat menggelar pembekalan Sumber Daya Manusia (SDM) di hotel Rocky Bukittinggi, Kamis (6/7).

Kegiatan pembekalan tersebut dihadiri oleh sekitar 200, antara lain Drs.Baguslan Harahap, M.M., Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Keparawisataan Kementrian Pariwisata, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Hj.Deviany, A.Ing, M.M., Kepala Dinas Pariwisata pemuda Olahraga Kabupaten Agam, Adi Suharyadi, Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kota Bukittinggi, Suzi Yanti.S.E, M.M., Motivator, Arlin Teguh, PHRI, Asita, HPI, Akademisi, Aparatur pemerintahan bidang pariwisata, pelaku industri homestay serta pelaku pariwisata.

Hj.Deviany saat dikonfirmasi (7/7) mengatakan, adapun materi yang diberikan kepada peserta pembekalan tehnis bidang pariwisata, antara lain, kebijakan Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam hal pengembangan keparawisataan, terutama bagi pelaku-pelaku pariwisatanya. Kemudian dari Kementrian Pariwisata, menguraikan mengenai arah pembangunan dari Kementriannya sendiri, dan ada juga motivator dari provinsi Sumatera Barat untuk memotivasi bagi seluruh peserta.

“Setiap ada pelatihan tentu ada pembekalan, jadi dinas pariwisata provinsi selalu memberikan pelatihan-pelatihan khususnya kepada SDM, semoga dengan adanya pelatihan terus menerus berkelanjutan ini akan memberikan dampak yang baik untuk pariwisata, dengan harapannya bisa mendatangkan wisatawan yang lebih baik, yang lebih banyak,” katanya.

Sementara itu, Baguslan Harahap mengatakan bahwa aktor kebersihan dan kenyamanan tempat objek wisata merupakan faktor utama dalam meningkatkan pengunjung wisata, seperti kebersihan toilet/kamar buang air kecil, harus benar-benar bersih dan tidak ada aroma yang menyengat hidung, begitu juga kenyamanan wisatawan dalam perpakiran kendaraan.

“Kita akan meningkatkan kualitas SDM pariwisata dalam hal pelayanan, dan harus kompiten di bidangnya masing-masing. Selain itu, kita juga akan melakukan tindak lanjut dengan uji kompetensi. Pegawai-pegawai hotel harus kompiten melayani tamunya, dibuktikan dengan sertifikat kompetensinya, dan juga dengan yang lainnya.

Baguslan Harahap menambahkan bahwa sekitar 2 bulan yang lalu sudah melakukan uji kompetensi sekitar 65 ribu home industri, kini uji komptensi itu beralih ke akademisi di perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan jurusan pariwisata, dengan arti kalau sudah berkompiten dimanapun sudah bisa bekerja ditambah surat kelulusan dari tempat pendidikannya. Semua tenaga kerja di bidang pariwisata wajib bersertifikasi, lembaga sertifikasi proffesi akan dikembangkan di kota Bukittinggi, pungkas Baguslan Harahap. (AD

Comments
Loading...