Tarif Angkutan Feri Segera Naik

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Tarif jasa angkutan penyeberangan feri di wilayah Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas akan segera naik. Naiknya tarif angkutan penyeberangan tradisional itu setelah adanya permohonan dari pengusaha feri.

Feri penyeberangan yang akan naik tarif yaitu untuk trayek penyeberangan Jalan Mawar-Hampatung, Selat Hulu-Dahirang, Selat Hulu-Barimba, Ujung Murung-Murung Keramat, Rumah Sakit Lama-Tarantang dan penyeberangan Jalan Kalimantan-Panamas.

Adapun tarif baru yang akan segera diberlakukan yaitu untuk pejalan kaki dari Rp 500 naik menjadi Rp 1.000, sepeda dari Rp 1.000 naik menjadi Rp 2.000, sepeda pelajar dari Rp 500 menjadi Rp 1.000, kendaraan roda dua dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000, kendaraan roda dua pelajar dari Rp. 1.000 menjadi Rp 2.000 dan gerobak dari Rp 2.500 naik menjadi sebesar Rp 3.500.

Kepala Dinas Perhubungan Kapuas, H I Made Sumartha, melalui Kepala Seksi Angkutan, Untung Harianto mengatakan, naiknya tarif angkutan feri setelah adanya permohonan dari para pemilik feri di wilayah Kecamatan Selat.

“Permohonan pengusaha feri itu kemudian kita tindaklanjuti dan berdasarkan aturan kami lalu melakukan kajian hingga akhirnya mendapatkan pehitungan tarif yang sesuai dengan kondisi saat ini,” katanya di Kuala Kapuas, Jumat (7/7/2017).

Nah, saat ini draf keputusan Bupati Kapuas tentang ketetapan tarif baru angkutan jasa penyeberangan feri di wilayah Kecamatan Selat tersebut telah disampaikan Pemkab Kapuas kepada bagian Biro Hukum Setda Provinsi Kalteng. “Jadi, kami masih menunggu persetujuan dari Bagian Biro Hukum Setda Provinsi Kalteng untuk kemudian ditetapkan menjadi keputusan Bupati,” terang Untung.

Dengan naiknya tarif feri maka para pemilik angkutan penyeberangan tradisional tersebut juga diminta agar konsisten untuk meningkatkan upah para pekerjanya. “Kalau ada kenaikan tarif berarti mereka (pengusaha feri) juga harus menaikan upah pekerjanya,” pungkasnya. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...