Tak Puas Dengan Perusahaan, Sejumlah Karyawan PT. Mapan Wijaya Datangi LBH

MENARAnews, Demak (Jateng) – “Harapan kami mengadu ke kantor LBH Demak Raya ini, LBH mau mendampingi dan memperjuangkan hak hak normatif kami yang banyak dilanggar oleh perusahaan, karena selama ini perusahaan seenaknya sendiri memperlakukan kami,” ungkap Murni, salah satu karyawan PT. Mapan Wijaya yang menjadi korban keterlambatan pembayaran gaji.

Merespon aduan tersebut, Haryanto Advokat Publik LBH Demak Raya menyampaikan bahwa sebagaimana mana aduan teman-teman pekerja mereka sudah bekerja lama di perusahaan ini rata rata sekitar empat tahunan, tapi statusnya juga tidak jelas. “Bahkan informasi dari teman-teman yang kesini, sejak hari Senin (10/7) juga secara spontanitas mogok kerja dan hari Selasa (11/7) mereka juga sudah mengadukan ke Dinas Tenaga Kerja Kab. Demak, akan tetapi tidak ada perkembangan yang berarti,” ujar Haryanto.

Disamping masalah pembayaran gaji yang sering telat, gaji dibawah UMK, penghitungan upah lembur yang tidak sesuai dengan Undang undang dan ternyata banyak juga karyawan tidak didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. “Padahal didalam UU No 24 tahun 2011 tentang BPJS ketenagakerjaan juga sudah jelas diatur bahwa pekerja memiliki hak dasar atas jaminan sosial dan kesehatan serta keselamatan kerja, dan sifatnya juga wajib, akan tetapi dari perusahaan ini malah tidak mengindahkannya,” imbuh Haryanto.

Di sisi lain, Kepala Kantor LBH Demak Raya Nanang Nasir berharap kepada perusahaan, dengan tuntutan pekerja ini pihak perusahaan segera memenuhi hak pekerja sebagaimana aturan perundang undangan yang berlaku. “Jika nanti perusahaan mengabaikan hal tersebut kami siap mendampingi teman-teman pekerja untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegas Nanang.

Puluhan pekerja PT. Mapan Wijaya akhirnya terpaksa mendatangi kantor LBH Demak Raya di Bogorame meminta perlindungan dan pendampingan hukum terkait keterlambatan penundaan gaji, hari ini, Rabu (12/7). (Nap)

Sumber: rilis LBH Demak Raya

Comments
Loading...