Speedboat Yang Membawa 10 Orang Penumpang Terbalik di Perairan Kondo – Torasi.

 

MENARAnews, Merauke ( Papua ) – Speedboat yang membawa 10 orang penumpang pekerja bangunan proyek Pos TNI AL terbalik disekitar perairan Kondo -Torasi Kabupaten Merauke pada Rabu (12/72017) lalu.

Dari hasil pencarian, 4 orang berhasil ditemukan, 1 dalam kondisi selamat, 3 orang meninggak dunia. Sementara 6 penumpang lain  hingga saat ini belum diketemukan.

Kabidhumas Polda Papua, Kombes Pol.A.M Kamal mengatakan, 10 penumpang Speedboat tersebut berangkat pada hari Selasa (18/72017), dari perairan Pantai Payum menuju Torasi membawa 10 orang pekerja proyek pembangunan Heli ped, Talud dan Jalan setapak di Pos TNI – AL Torasi.

“Sekitar pukul 15.00 Wit, Speedboat dikabarkan terbalik, dan tim langsung melakukan pencarian,”kata Kamal.

Empat orang yang berhasil dikebumikan,  meski 3 diantaranya Meninggal sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban selamat Mulyadi, pada 14 Juli lalu sudah diserahkan pihak keluarga, sementara yang lainnya yakni Eko Hadi Prasetya, Wempi Torted, dan Arvan alias Alvian ditemukan telah meninggal dunia, dan telah diserahkan kepada pihak keluaga pada 14 dan 16 juli di RSUD Merauke,”terangnya.

Sementara, korban lain yang belum diketemukan ungkap Kamal adalah, David alias Pipit, Toni Saputra alias Tukijan, Slamet Wibowo, Yusak Miarso, M. Irwanto alias Irwan dan Darto Supriono alias Bagio.

“Laporan awal kejadian 11 orang namun setelah di konfirmasi ulang lebih lanjut kepada pimpinan mereka menyatakan ada 10 orang yang berada di speedboat tersebut, dan belum didapatkan, namun akan terus dilakukan pencarian oleh tim gabungan,”kata Kamal.

Informasi dari pihak pimpinan Proyek, imbuh Kamal, penumpang yang juga membawa 10 derigen BBM Speedboat ini berangkat pukul 18.00 Wit,  dengan cuaca buruk.

“Cuaca buruk, dan pukul 18.00 Wit cuaca semakin buruk, gelombang semakin tinggi sehingga salah satu penumpang mengatakan kepada pengemudi untuk menepi di Pantai Kondo mengingat kondisi cuaca dan gelombang tidak mengungkinkan untuk dilewati namun pengemudi speedboat tetap menjalankan karena sudah terlihat Mercusuar Torasi,”terang Kamal.

Dan pada pukul 18.10 Wit, mesin speed boat tiba-tiba mati sehingga speed boat terombang ambing di laut, ombak menghantam speed dari bagian buritan speed sehingga terendam air dan tidak memungkinkan speed untuk diselamatkan.

“Pada saat dilakukan pencarian tim gabungan berhasil menemukan satu korban selamat Mulyadi dan 2 orang ditemukan sudah meninggal dunia” jelasnya. ( Surya)

Comments
Loading...