http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Ritual Tiwah Tradisi Dayak Yang Penting Untuk Dipertahankan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Ritual tiwah yaitu sebuah prosesi menghantarkan roh leluhur sanak saudara yang telah meninggal dunia ke alam baka dengan cara menyucikan dan memindahkan sisa jasad dari liang kubur menuju sebuah tempat yang bernama sandung. Ritual tersebut kini terus ada dan dipertahankan khususnya bagi suku Dayak yang di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Banyak hal yang perlu digali dari tradisi ritual tiwah ini.Bahkan  dapat dijadikan objek wisata karena unik dan khas serta memiliki daya tarik tersendiri bagi yang melihat,”ungkap Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia, saat dibincangi usai meninjau sekaligus melihat secara langsung prosesi ritual tiwah yang digelar di Komplek Balai Basarah Jalan RTA Milono Km 9,  Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, Jum’at (21/7).

Dikatakan Riban, dalam ritual tiwah akan banyak berbagai  tahapan-tahapan yang dilalui, sehingga tidak heran kata dia, manakala masih banyak orang yang tidak mengetahui maksud dan makna yang tersirat dalam ritual tersebut.

“Saya katakan, apabila ritual ini dijadikan magnet ritual budaya yang dilakukan sebagai bagian dari kalender tujuan wisata, tentu bisa saja. Namun demikian, kita perlu mencermati lebih dalam bagian mana saja yang bisa dilihat atau bagian mana yang memang tidak bisa dijadikan sarana sebagai tujuan tertentu. Sebab ritual suku Dayak Kalteng tersebut begitu tinggi nilainya,” tutur orang nomor satu di Kota Cantik Palangka Raya itu.

Lebih lanjut Riban mengatakan, dirinya yang sejak kecil hidup dan terlahir sebagai anak suku Dayak dengan cikal bakal kepercayaan leluhurnya Keharingan, tentu mengetahui persis, bahwa  ritual tiwah bertujuan sebagai ritual untuk meluruskan perjalanan (penyempurnaan) roh atau arwah yang bersangkutan menuju lewu tatau (surga : bahasa Sangiang) sehingga bisa hidup tentram dan damai di alam sang kuasa.

“Dengan mengetahui begitu pentingnya ritual ini, maka selaku pemerintah daerah kita harus selalu mensport sekaligus mendukung baik dalam bentuk dukungan dana maupun bentuk dukungan lainnya. Ini karena kita menyadari ritual tiwah tradisi Dayak memang sangat penting  untuk dipertahankan,” ujar Riban.

Selama ini tambah dia, tidak hanya ritual tiwah saja yang mendapat perhatian pihak Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, namun ritual Dayak lainnya seperti Memapas Lewu dan lain sebagainya, juga tidak luput dari perhatian pihaknya.

“Kita terus mencari pola, agar bagaimana ritual-ritual yang memang menjadi tradisi suku Dayak Kalteng ini dapat berkesinambungan keberlangsungannya , termasuk menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan,” cetus Riban.

Sementara itu Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya Mambang I Tubil mengatakan, tiwah merupakan ritual kematian tingkat akhir bagi masyarakat suku Dayak khususnya bagi penganut Agama Kaharingan yang merupakan agama nenek moyang suku Dayak.

“Seperti pelaksanaan tiwah di Balai Basarah ini, selain merupakan ritual yang wajib dilaksanakan oleh pemeluknya, tentu dari sudut pandang  manfaat dapat membantu pemerintah dalam peningkatan sektor kepariwisataan. Ini juga sejalan dengan visi pemerintah kota untuk menjadi Kota Cantik sebagai kota wisata,” terangnya.

Pihaknya kata Mambang juga menghaturkan rasa terimakasih kepada pemerintah kota yang selama ini terus andil serta memberikan perhatian besar dalam setiap kegiatan ritual maupun adat Dayak yang ingin dilaksanakan.

“Pelaksanaan tiwah ini dilakukan tidak kurang dari satu bulan lamanya, yang digelar oleh sejumlah keluarga besar agama Kaharingan dimana telah menghajatkan untuk menghantarkan arwah leluhur agar bisa masuk surga atau menuju lewu tatau,” tutupnya.(AF)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,702PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.