Rapat Paripurna DPRD, Kursi Eksekutif Banyak Tak Berpenghuni

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang menggelar rapat paripurna membahas penyampaian penjelasan Raperda inisiatif DPRD tentang Hak Keuangan dan Administrasi DPRD, Senin (17/7/17). Namun, rapat ini nampaknya tidak diminati oleh kalangan pejabat eksekutif. Hal itu terlihat dari kursi bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang banyak tak terisi.

Dari catatan Sekretariat DPRD, sebanyak 16 pejabat yang terdiri atas Kepala OPD dan Kepala Bagian Setda Pandeglang tidak menghadiri rapat. Hal tersebut diketahui dari lembar daftar hadir yang tidak ditandatangani.

Pejabat negara yang tidak menghadiri dalam rapat paripurna itu, seperti diantaranya Kepala Bappeda, Kurnia Satriawan, Inspektur Inspektorat, Iis Iskandar, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D), Utuy Setiadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Cecep Juanda, dan Kepala Dinas Pariwisata, Abdul Gafar.

Kendati demikian, Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengaku bahwa belasan Kepala OPD tersebut telah mengajukan izin. Mereka diberikan kewenangan tidak menghadiri rapat paripurna, agar fokus menyusun pembahasan RAPBD 2018.

“Sudah izin dengan kita (Kepala Daerah-pen) untuk konsen di perencanaan yang terkonektiviti dengan dinas lain,” ujar Tanto usai menghadiri rapat paripurna.

Izin itu terpaksa diberikan lantaran disaat bersamaan, sejumlah OPD tengah membahas perencanaan anggaran pembangunan tahun mendatang. Mengingat, Pemkab tidak ingin mengulang kesalahan perihal perencanaan yang tidak matang.

“Kami ini kan sedang pembahasan menyusun APBD 2018. Kami tidak mau seperti kemarin lagi yang tidak terintegrasi antar OPD. Jadi sekarang tujuan kami sesuai visi misi tidak keluar dari RPJMD, seperti dalam hal mengentaskan desa tertinggal,” terang Tanto.

Oleh karenanya, lanjut Tanto, dispensasi yang diberikan guna memberi ruang lebih kepada OPD agar berkonsentrasi menyelesaikan perencanaan ditahun 2018.

“Jadi konsen mereka suruh bahas itu dulu, karena keberhasilan Pemda ditentukan sekarang, dari perencanaan,” tutup politisi Golkar itu. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...