Peserta Pelatihan Tekhnis Produksi Benih Tanaman Pangan Kalteng Praktek di Kapuas

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Sebanyak 42 peserta pelatihan tekhnis produksi benih tanaman pangan serta penguatan kapasitas kelompok Kalimantan Tengah tahun 2017 pada, Kamis (6/72017), melaksanakan kegiatan praktek lapangan di Kabupaten Kapuas.

Dengan menggunakan dua buah bus Damri rombongan peserta pelatihan tiba di Kota Kuala Kapuas sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menuju ke Dinas Pertanian Kapuas untuk melakukan persiapan ke lokasi praktek.

Adapun kegiatan yang diikuti di Kabupaten Kapuas yaitu praktek teknik budidaya, praktek teknik pemeliharaan dan pengawasan pertanaman di lapangan, praktek panen dan prosesing benih, praktek sertifikasi benih dan tugas kelompok.

“Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kelompok penangkar benih tanaman pangan,” kata Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kapuas, Jarwadi.

Sebagaimana diketahui pencapaian sasaran produksi padi Kalimantan Tengah tahun 2017 sebesar 1 juta ton. Untuk mencapai sasaran tersebut memerlukan upaya-upaya konkrit salah satunya adalah peningkatan produktifitas.

Sementara itu berdasarkan pengalaman empiris, peningkatan produktifitas dan kualitas hasil tanaman sangat dipengaruhi oleh kualitas benih yang digunakan petani. Maka dari itu sebagaimana yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019 kegiatan seribu desa mandiri benih merupakan salah satu kegiatan yang diharapkan dapat mendukung pencapaian sasaran produksi dan merupakan salah satu upaya pemecahan masalah dari aspek perbenihan.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan benih masing-masing wilayah/desa, maka perlu ditumbuh kembangkan kelompok tani, kelompok penangkar, atau gabungan kelompok tani dengan kelompok penangkar untuk memproduksi benih, yaitu melalui kegiatan desa mandiri benih.

Melalui pelatihan teknis benih tanaman pangan serta penguatan kapasitas kelompok tahun 2017 diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kelompok tani penangkar dalam memproduksi benih bersertifikat. (irf) 

Editor: Hidayat

Comments
Loading...