http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Perumdes di Lambar Tidak Layak Huni

MENARAnews, Lambar (Lampung) – Badan Anggaran (Banang) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melaksanakan rapat pembahasan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemkab setempat dalam rangka pembahasan Laporan Keuagan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016. Rapat kerja tingkat Banang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lambar Hi. Sutikno, dan Wakil Ketua II Saipul Abadi, S.E.,dan dihadiri oleh anggota Banang lainnya yang di Aula DPRD setempat, Senin (31/7/2017).

Sementara tim anggaran dari seluruh OPD dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lambar Akmal Abdul Nasir, S.H., didampingi oleh sejumlah kepala OPD.

Pembahasan yang cukup menguras tenaga tersebut dari tanya jawab hingga adu argumentasi pihak Eksekutif dan Legislatif namun demikian hal tersebut untuk tercapainya kesepakatan bersama.

Dalam pembahasan tersebut anggota Banang, Heri Gunawan, ST., mempertanyakan, Perrumas Dinas (Perumdes) kepala sekolah di Lambar banyak tidak di huni. Contoh saja di Kecamatan Balik Bukit ada 40 Perumdes dan hampir semua tidak berpenghuni. Maka, sangat disayangkan jika peruntukan dari awal tidak tepat sasaran. Menurutnya, bagai mana bisa menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika Perumdes tersebut tidak berpenghuni serta kenapa Rumah dinas tersebut disewakan kepada masyarakat.

Kemudian, Ismun Zani, Si.p., juga mengatakan, perumdes sekolah banyak tidak layak, hal tersebut mengakibatkan bagi guru yang jauh dari kediaman terlambat dengan berdalih jalan banjir. Setelah pihaknya melakuakan peninjauan Perumdes belum lama ini, keluhan yang sampai di telinga Wakil Rakyat yaitu, tidak layak huninya Perumdes dan biaya sewa Rp25.000 perbulan dianggap terlalu memberatkan.

“Belum lama ini saya dan kawan-kawan anggota lain terjun lapangan tetapi fakta yang ada di lapangan bukan banjir yang mengalami keterlambatan tetapi jauhnya jarak tempuh untuk sampai ke tujuan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Bulki, Sp.d., menjelaskan, dirinya mengakui jika masih banyak Perumdes tidak layak huni dan saat ini ada diantara nya Perumdes yang disewakan.

Biaya sewa Perumdes Rp25.000 perbulan dianggap terlalu memberatkan dikarenakan tidak layak huni. “Kedepan kita akan cari langkah-langkah yang lebih baik untuk dapat menopang PAD Lambar,” imbuhnya. (SL/RZ)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,378PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.