Pengerukan Sungai Kapuas Murung Dapat Tingkatkan PAD

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Guna menunjang keberadaan Pelabuhan Batanjung serta kelancaran arus transportasi melalui Sungai Kapuas Murung. Pemprov Kalteng bersama Pemkab Kapuas tahun ini merencanakan pengerukan dasar  alur sungai Kapuas Murung hingga muara Batanjung Kabupaten Kapuas sepanjang 100 kilometer.

Kegiatan pengerukan direncanakan akan dimulai akhir tahun 2017 dan selesai pada pertengahan tahun 2018. Dengan beroperasinya Pelabuhan Batanjung serta pengerukan alur sungai Kapuas Murung diharapkan Kalimantan Tengah tidak lagi tergantung dengan pelabuhan Trisakti Banjarmasin maupun Sungai Barito, dalam hal suplay barang maupun transportasi tongkang batu bara yang selama ini terjadi.

“Karena kalau ditinjau dari jarak yang lebih dekat 24 kilometer menuju muara laut, jauh lebih dekat dan efisiensi, dari segi waktu dan biaya pun jauh lebih hemat melewati sungai Kapuas Murung,” katanya, Selasa (4/7/2017).

Diharapkan pula dengan dikeruknya Sungai Kapuas Murung  dan beroperasinya Pelabuhan Batanjung, sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah, maka semua angkutan tongkang batu bara dan angkutan lainnya nantinya akan melewati Sungai Kapuas Murung  dan melalui Pelabuhan Batanjung.

“Pada akhirnya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik  Provinsi Kalimantan Tengah maupun Kabupaten Kapuas, serta dapat meningkatkan perekonomian rakyat,” terang Ben Brahim. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...