Pemkab Demak Biayai Pendidikan Magister 500 PNS

MENARAnews, Demak (Jateng) – Pemerintah Kabupaten Demak tahun ini memiliki program prioritas diantaranya Program Beasiswa Pasca Sarjana Bagi 500 PNS dan Tenaga Kependidikan.

Program pemberian beasiswa merupakan program unggulan Bupati untuk membantu meringankan beban PNS yang akan melanjutkan pendidikan formal ke jenjang Strata-2 (Magister). Serta mendorong upaya peningkatan kompetensi PNS melalui pendidikan formal pada jenjang tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Demak HM.Natsir dalam acara lokakarya rancangan peraturan Bupati Demak tentang pemberian bantuan biaya pendidikan program magister bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak di Gedung Bina Praja dengan didampingi Wakil Bupati Drs. Joko Sutanto dan Asisten Sekda, Kamis (6/7).

Program ini, lanjut Bupati, dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Demak tahun 2016-2021. Ada berbagai tahapan seleksi yang akan dilakukan dalam proses penyaringan peserta sesuai syarat dan ketentuan. Setelah tersaring, pendidikan penerima bantuan nantinya akan terus dimonitoring pemerintah.

Untuk itu Bupati berpesan kepada peserta untuk turut berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah ini sehingga tercipta aparatur Pemerintah Kabupaten Demak yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya yang berdampak pada pelayanan prima pada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah dr. Singgih Setyono, M.Kes menyampaikan bahwa salah satu cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia yakni melalui pendidikan. Karena pendidikan merupakan satu – satunya jalan untuk merubah nasib menjadi lebih baik maka langkah yang bijak yakni dengan membiayai pendidikan magister kepada 500 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. Ini merupakan jumlah yang sangat besar karena dilihat dan dibandingkan jumlah tenaga seluruhnya yakni 7800an.

Setiap tahun ada pengurangan kurang lebih sekitar 300 yang pensiun, bahkan tahun 2018 masih banyak lagi terutama guru SD inpres. Karena dulu pengangkatan bareng – bareng maka pensiun nya pun juga bareng pula. Sehingga kemungkinan di tahun 2018 akan banyak guru yang harus diisi dengan tenaga non PNS karena masih ada moratorium yang belum dicabut.

Ditambahkan, adanya program magister menjadi peluang bagi PNS yang usianya cukup karena ada batasan yakni dengan ketentuan dibawah 50 tahun. Dengan harapan setelah lulus nanti masih bisa memberikan kontribusi yang positif bagi Kabupaten Demak dalam jangka waktu 2xn+2, kira – kira 4 tahun masih aktif sebagai PNS. Akan tetapi proses pembagian sesuai kesepakatan bahwa harus melalui seleksi dengan nilai tertinggi akan didahulukan.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. (Con)

Comments
Loading...