http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pemindahan Ibukota Dinilai Memiliki Dampak, GMKI Adakan Diskusi

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Palangka Raya adalah kota yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Soekarno pada tanggal 17 juli 1957, sejarah mencatat bahwa Bung Karno menginginkan Palangka Raya menjadi ibu kota Indonesia.
Pemindahan ibukota Negara Republik Indonesia akhir-akhir ini sudah menjadi perbincangan dan pemberitaan hangat di beberapa media, baik pemberitaan yang disampaikan media lokal maupun Nasional.
Sebagai masyarakat Indonesia, tentunya tidak bisa menolak kalau nanti ibu kota resmi dipindahkan dari Jakarta ke Luar Jakarta. karena ini merupakan kepentingan strategis Nasional yang harus nya diutamakan di atas kepentingan daerah itu sendiri.
Hal inilah disampaikan Chirstian P. Sidenden pada forum diskusi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Palangka Raya yang dihadiri oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesi (GMNI), BEM UNKRIP, dan Perkumpulan Mahasiswa Bukit Batu (PMBB) senin malam (24/07).
Dalam diskusi yang mengangkat tema ” Dampak pemindahan ibukota Negara ke Palangka Raya dalam aspek sosial kultural”. Cristian menjelaskan, sebagai masyarakat Indonesia tidak bisa menolak kalau nanti ibu kota resmi dipindahkan dari Jakarta ke Luar Jakarta.
“Ini merupakan kepentingan strategis Nasional yang harus nya diutamakan di atas kepentingan daerah itu sendiri.” jelas Christian dalam press release yang disampaikan oleh Ketua Cabang GMKI Novia Adventy.
Adanya penindahan ibu Kota Negara ke salah satu Daerah yang ada di Indonesia katanya, juga harus memikirkan dampak nya secara khusus dalam konteks sosial kultural. Karena melalui berbagai percampuran budaya yang tajam, dapat menimbulkan berbagai konflik sosial di akibatkan ketidaksiapan penduduk lokal menerima perubahan sosial tersebut.
bagaimana kelak perubahan budaya yang secara mendadak akan membawa dampak sosial yang tinggi bagi kehidupan masyarakat. Oleh karnanya, Pemerintah harus memiliki amunisi untuk menyiapkan penduduk lokal agar mampu bersaing dan menyiapkan mental dan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan sosial budaya ini.
Salah satunya yang perlu dipersiapkan, lanjutnya lagi lebih dalam yakni memperkuat kualitas masyarakat dengan softskill dan keterampilan yang kontekstual dengan kebutuhan zaman agar masyarakat mampu bersaing secara kualitas dan intelektualtualitas.
” Kekayaan budaya juga harus menjadi aspek yang dihormati oleh negara melalui konstitusi jangan sampai hilang dan tergusur oleh budaya yang baru, kebudayaan harus menjadi identitas.”ucapnya.
Lanjutnya kembali, bukan hanya simbol tetapi harus mengakar dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat sosial agar kita mampu menghadapi dinamika kehidupan bila kita harus menerima kenyataan Ibu kota Negara pindah ke Palangka Raya Generasi kita sudah dipersiapkan secara mental dan kualitas sumber daya manusia nya.(arli)
Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,381PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.