Marak Aksi Terorisme, Bupati Pandeglang Mulai Dikawal Polisi Bersenjata

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Ada pemandanga berbeda dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional di Alun-alun Pandeglang, Senin (17/7/17). Upacara yang digelar setiap tanggal 17 itu, dikawal oleh sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap jenis laras panjang. Mereka dengan posisi siap, berjaga disebalah pintu masuk menuju Alun-alun Pandeglang.

Tidak hanya itu, pengawalan juga dilakukan dengan melibatkan mobil Patwal. Padahal biasanya, Bupati Pandeglang, Irna Narulita hanya dikawal oleh kendaraan Satpol PP jenis Jeep.

Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan mengaku jika pengamanan yang dilakukan saat ini, lebih ditingkatkan sesuai dengan arahan pimpinan. Dimana setiap kegiatan disertakan pengaturan lalu lintas dan juga didampingi oleh anggota bersenjata. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap aksi terorisme yang akhir-akhir ini marak terjadi.

“Perintah dari pimpinan juga bahwa setiap kegiatan ada pengaturan lalu lintas, itu didampingi oleh anggota yang bersenjata sebagai antisipasi dari ancaman-ancaman teroris yang mulai marak akhir-akhir ini. Apalagi kini sering beredar perintah dari pimpinan teroris bahwa target aksinya adalah Polri dan TNI yang mereka anggap sebagai thogut,” terang Kapolres.

Pihaknya mengungkapkan, selain pengamanan terhadap kegiatan Pemerintah Daerah, Polres Pandeglang telah memerintahkan kesetiap Polsek, agar meningkatkan kemampuan pengamanan di Mako masing-masing. Markas Polres pun menjadi salah satu titik dengan pengamanan yang diperketat. Setiap tamu kini diminta untuk melapor dan dilakukan body checking.

“Jadi setiap Polsek sudah harus mempunyai kemampuan mengamankan Mako nya masing-masing. Kalau Mako Polres, kami lakukan pengamanan di setiap pintu sehingga orang yang masuk yang mencurigakan, kami geledah agar kejadian di tempat lain tidak terjadi di Pandeglang,” imbuhnya.

Sementara kepada setiap anggota, Kapolres juga mengingatkan agar saat menggelar patroli maupun penjagaan, dilaksanakan minimal oleh dua orang personel. Namun begitu, Kapolres menyebut bahwa sampai saat ini situasi di Pandeglang masih dalam keadaan kondusif.

“SOP (Standar Operasional Pelaksanaan-pen) nya sudah ada seperti, setiap personel yang dinas, dijaga oleh anggota bersenjata lengkap, tidak boleh berdinas sendiri, minimal 2 orang. Saya hanya menekankan untuk tetap waspada dan siaga,” jelas Mantan Kabag Pembinaan Karir SDM Polda Banten itu. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...