Kunjungan Wisatawan Ke Pandeglang Diklaim Naik 40 Persen, Wisata Laut Masih Jadi Destinasi Utama

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pandeglang mencatat adanya kenaikan kunjungan wisatawan ke Pandeglang selama libur lebaran kemarin. Dispar mengklaim kenaikan tersebut mencapai 40 persen.

Kepala Dispar Pandeglang, Abdul Gaffar menyebutkan, sekitar lebih dari 150.000 wisatawan memadati beberapa lokasi wisata di Pandeglang selama hampir satu pekan kemarin. Dari pemantauan Dispar, lokasi wisata laut di kawasan Carita masih menjadi destinasi favorit para wisatawan. Seperti diantaranya Pantai Matahari, Lippo Carita, Coconut Island, dan Pantai Pasir Putih.

“Di Pantai Pasir Putih saja, wisatawan yang berlibur ke tempat tersebut mencapai 21.000. Begitu pun dengan Pantai Matahari yang didatangi oleh lebih dari 14.000 wisatawan,” kata Gaffar, Selasa (04/07/2017).

Tidak hanya itu, lokasi wisata religi juga cukup diminati. Terbukti dari dua lokasi wisata ziarah di Pandeglang yakni Cikaduan dan Caringin, sanggup menampung sekitar 18.000 peziarah. Meningkatnya kunjungan wisatawan tersebut, berdampak pula terhadap pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Gaffar menyebutkan, penerimaan PAD dari sektor wisata sampai saat ini sudah menembus diangka 60 persen dari target sebesar Rp 120 juta yang ditetapkan pada tahun 2017.

Hanya saja, PAD itu hanya dipungut di tiga lokasi yang telah ditetapkan, yang meliputi lokasi wisata pemandian air panas Cisolong, Karang Sari, dan Cikoromoy. Artinya jika Pemkab mampu mengelola potensi wisata yang lain, maka dipastikan penerimaan PAD pun semakin bertambah.

“Capaian PAD sudah sekitar 60 persen dari target tahun 2017 sebesar Rp 120 juta. Kalau untuk lokasi lain kan ada retribusi atau PAD untuk dinas lain,” klaimnya.

Untuk itu lanjut mantan Kabag Kesra Setda Pandeglang itu, pihaknya akan berupaya memanfaatkan potensi wisata dilokasi lain seperti Kampung Domba Terpadu dan tempat-tempat ziarah. Meski lokasi ziarah di Pandeglang masih dikelola oleh pihak keluarga, namun Pemkab akan berusaha untuk mengajukan kerjasama agar ada beberapa persentase yang masuk ke kas daerah.

“Sementara Pemkab juga berupaya untuk mengambil alih lokasi wisata ziarah. Karena selama ini masih milik keluarga seperti Cikaduen dan Caringin. Maka ke depan akan diusahakan ada pendekatan guna kerjasama dengan Pemda dari sektor perparkiran. Itu kan bisa jadi kontribusi bagi Pemkab” paparnya.

Lebih dari itu, Dispar pun tengah mengejar target kunjungan wisatawan ke Pandeglang sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Pariwisata. Saat ini, total kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara mauoun mancanegara ke Pandeglang telah menembus diangka 15 juta wisatawan. Sementara Kemenpar menargetkan sampai tahun 2019, bisa menarik sebanyak 20 juta kunjungan.

“Kami akan mengikuti target dari Kemenpar, dari 20 juta, kita sudah 15 juta wisatawan lebih. Maka kami target itu bisa dipenuhi sampai tahun 2019. Karena kunjungan wisatawan kurang 5 juta. Insya Allah target itu tercapai,” terang pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris MUI Pandeglang tersebut. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...