http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Kepala Dinas Nilai MKKS SMP Tidak Disiplin

MENARAnews, Kotabumi (Lampung) – Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara (Lampura), Suwandi mengkritik keras kepada seluruh anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP atas ketidak disiplinan MKKS dalam melaksanakan kegiatan. Bahkan dia menilai bahwa MKKS tidak disiplin dan  tidak dapat dijadikan contoh yang baik. Hal itu diungkapkannya saat membuka acara Rapat Kerja MKKS di SMP 12 Kotabumi, Jum’at sore (28/7).

Menurut dia, sepatutnya Kepala Sekolah bisa memberi contoh yang baik bagi guru dan siswa didiknya. Kedisiplinan merupakan elemen inti dari pendidikan penguatan karakter (PPK) di sekolah. ” Bagaimana mungkin mampu mengaplikasikan PPK jika Kepala Sekolah hanya mampu berbicara saja tanpa memberikan contoh kedisiplinan. Contohnya saja siang ini, saya diundang oleh MKKS pukul 13:30 WIB, tetapi acara baru saja dimulai pukul 14:30 WIB bahkan acara sudah berlangsungpun masih saja ada Kepala Sekolah yang baru datang,” ujar Wandi.

Pada kesempatan itu juga, Wandi menekankan akan pentingnya setiap sekolahan memiliki kalender akademik agar setiap kegiatan sekolah di setiap semesternya  terjadwal dengan baik. Selain kalender akademik, sekolahan juga harus mengaktifkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang akan membahas tentang materi-materi pengajaran untuk diterapkan di sekolah. ” Kualitas murid itu 90 persen tergantung dari kualitas guru. Masalah manajerialnya itu merupakan tugas pokok Kepala Sekolah,” seru dia.

Terkait penerimaan siswa baru (PSB) yang telah dijalankan juga tak lepas dari bahasan mantan Kepala Sekolah SMP 7 Kotabumi ini, dia menilai sistem PSB yang baru berjalan  terdapat sedikit kekurangan meskipun demikian dia menyimpulkan  sudah 90 persen sekolahan yang menerapkan PSB cukup baik atau sesuai aturan yang ada.

“Sistem penerimaan siswa baru kedepan akan selalu kita perbaiki. Kekurangan saat ini menjadi acuan kedepannya,” pintanya kepada seluruh Kepala Sekolah yang hadir seraya menegaskan bahwa seluruh area sekolahan adalah kawasan bebas rokok yang jika dilanggar maka sekolahan tersebut akan mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan Bupati.

Untuk lima hari jam sekolah, Wandi menghimbau agar sekolahan tidak memaksakan jika memang sekolahan tersebut masih belum mampu melaksanakannya. ” Sekolahan dalam  melaksanakan lima hari full jam sekolah itu harus siap segala sesuatunya. Dan untuk di Lampung​ Utara saya belum menerima laporan resmi jumlah sekolah yang telah menerapkannya,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan sekitar 60 lebih Kepala Sekolah yang hadir dalam rapat kerja MKKS itu. Setiap anggota MKKS diminta membayar uang konsumsi dan hiburan elektone  sebesar Rp. 100 ribu per orang. (JA/RZ)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,315PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.