Juli 2017, Ini Realisasi dan Permasalahan Pendapatan dan Belanja Daerah Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) telah mencatat realisasi Pendapatan yang dicapai dan Belanja Daerah yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sampai dengan 11 Juli 2017.

Hasil realisasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bappedalitbang, Yuren S.Bahat dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah Triwulan III Tahun 2017 di Aula Bappedalitbang Jl.Diponegoro Kota Palangka Raya rabu (12/07).

Realisasi berdasarkan System Informasi Monitoring Pendapatan dan Pengendalian Pembangunan (SIMP3D) tercatat, Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi Kalteng sebesar 52,17 persen atau Rp.2,132 Triliun dari pagu pendapatan sebesar Rp.4,086 Triliun.

“Realisasi Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.2,132 Triliun atau 47,23 persen dengan pagu anggaran Pendapatan sebesar Rp.4,086 Triliun. Sedangkan untuk realisasi Dana Perimbangan sebesar Rp.1,451 Triliun atau 55,50 persen dengan pagu anggaran Rp.2.615 Triliun” jelas Yuren S.Bahat.

Sementara untuk realisasi lain-lain Pendapatan Daerah yang sah mencapai Rp.53,590 Miliar atau 37,24 persen dengan besaran pagu anggaran Rp.143,912 Miliar. Adapun rincian realisasi Belanja Daerah Pemerintah Provinsi Kalteng baik Belanja Tidak Langsung (BTL) dan Belanja Langsung (BL) tercatat.

Realisasi BTL sebesar 42,42 persen atau 1,023 Triliun dari pagu anggaran sebesar Rp.2,422 Triliun dengan realisasi fisik BTL sebesar 42,42 persen. Sementara realisasi BL yakni sebesar Rp.365.589 Miliar atau 23,26 persen dari pagu anggaran Rp.1,561 Triliun dengan realisasi fisik 28,65 persen.

“Permasalahan realisasi APBD yang dihadapi, kegiatan bersifat kontraktual masih dalam tahap pengerjaan, kedua adanya mutasi pejabat pengelolaan keuangan (PA/KPA), ketiga pergeseran pagu kegiatan, ke empat adanya revisi anggaran kas dan keterlabatan menerima Juklat (pentujuk pelaksanaan.red) dan Juknis (Petunjuk Teknis.red)” tutupnya.

Berdasarkan pantauan menaranews.com dilapangan, kegiatan Rakordal Rencana Pembangunan Provinsi Kalteng tahun 2017 dihadiri Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Habib Siad Ismail, Bupati dan Walikota se Kalteng, Pj.Setda Provinsi, dan seluruh jajaran SOPD dan Forkompinda.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...