Inspektorat Tubaba Bentuk Tim Penyelidik Khusus

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Kepala Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Firwansyah bentuk Tim Penyelidik Khusus (Lidsus). Tim tersebut dibentuk untuk menganalisa dan mendalami kelalaian pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tergabung pada Kesatuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Pemerintah setempat.

Selain mengusut insiden kelalaian kebakaran tersebut, pihak Inspektorat juga akan mendalami penggunaan anggaran tahun 2017 sebesar empat miliar. Hal itu dilakukan terkait tidak bisa difungsikannya armada damkar saat terjadi bencana.

“Saat ini kita masih menganalisa dan melakukan pendalaman atas kelalaian pihak damkar,” demikian diampaikan Sekretaris Inspektorat Tubaba Singgih, kepada MenaraNews, usai meminta keterangan dari petugas Damkar dan Kasat Pol-PP, Senin (3/7/2017).

Ia mengungkap tugas dari tim tersebut meliputi peristiwa kejadian, kesiapan petugas pemadam sehingga terjadi kelalaian dalam mengantisipasi bencana, dan melakukan pendalaman terhadap penggunaan anggaran tahun 2017 yang dikelola oleh Kesatuan Pol-PP Pemkab setempat.

“Saat ini berdasarkan keterangan dari kasat Pol-PP, Komanda Regu Damkar dan dari saksi kejadian yang dilokasi secepatnya kita akan menyimpulkan permasalahan ini. Sedangkan terkait anggaran masih dalam pendalaman,” cetusnya.

Sementara Kasat Pol-PP Tubaba Sujatmiko mengaku, sebenarnya mobil damkar itu tidak ada kendala. Hanya saat itu setelah akan digunakan accu mobil tersebut tidak berfungsi sehingga mobil tidak dapat menyala.

“Sebelumnya mobil itu baru saja di servis di bengkel Ujang mas, mungkin ini lagi apes saja. Mobil yang dalam keadaan normal itu, saat akan digunakan tiba tiba accu nya tidak berfungsi. Sehingga mobil tidak dapat dinyalakan saat kejadian itu,” kelihnya.

Diketahui tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun kerugian berupa uang tunai sebesar RP22 juta, peralatan isi rumah, dan bangunan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan sementara kebaran disebabkan oleh konsleting listrik. (JE/RZ)

Comments
Loading...