IAIN Palangka Raya Akan Menjadi UIN

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya akan segera naik status menjadi Universitas Negeri Islam (UIN), tentunya hal itu akan menjadi Universitas islam Satu-satunya di Kalteng.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Rektor IAIN Palangka Raya Ibnu As Pelu, upaya perubahan status dari IAN ke UIN sebetulnya sudah lama dilakukan, salah satunya dengan mengirimkan surat permohonan ke pemerintah pusat.

“Dari upaya tersebut kabarnya, sinyal kuat bakal adanya perubahan menjadi UIN semakin Nyata, saat ini hanya tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Agama,” ungkapnya, Selasa (4/7).

Dalam perubahan setatus IAIN menjadi UIN, lanjutnya, Dirinya tidak memasang target waktu kapan akan terealisasi, namun selama dirinya menjabat sebagai rektor hingga 2019 mendatang hal itu sudah terealisasi.

“Selama jabatan rektor diamanahkan kepada saya, tidak akan berhenti untuk membuat pengembangan Lembaga Pendidikan Islam ke arah yang lebih maju, buktinya, perubahan STAIN keIAIN, dan sekarang IAIN ke UIN, bukan sekedar retorika belaka, namun kenyataannya ada bahkan secara tidak langsung Lembaga Pendidikan yang kami pimpin ikut serta membantu pemerintah Daerah untuk menyiapkan lulusan berkualitas dibidang pendidikan,” jelasnya.

Ia menyebut, perubahan menuju ke Universitas Islam dilakukan bukan tanpa alasan, sebab seriap tahunnya banyak masyarakat yang ingin masuk menjadi mahasiswa sehingga perubahan tersebut terus dilakukan, dan hebatnya lagi, usulan tersebut telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, karena hasil dari perubahan tersebut pemerintah sangat mengharapkan, bahwa UIN tidak hanya kuat terhadap pelajaran Agama Islam, namun dibidang lain pula seperti pengembangan ilmu pengetahuan umum.

“Makanya upaya ke arah tersebut, sejauh ini sudah kami lakukan, antara lain melalui internal kampus, dengan menambah lulusan doktor dan berupaya melengkapi sarana maupun prasarana yang belum ada, syukurnya sebagian sarana sudah rampung 100persen,” pungkasnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...