HTI Laporkan Wiranto dan Banser NU Ke Komnas HAM

Menaranews, DKI Jakarta – Tim Advokasi Hizbut Tahrir Indonesia melaporkan Pemerintah , Wiranto Ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Jl Lathuharhari Menteng terkait pengumuman Perppu No. 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat.

“Terkait kebijakan pemerintah dikeluarkannya Perpu dan sesudah dikeluarkannya Perpu,” kata Direktur Pusat Kajian Bantuan Hukum HTI, Ahmad khozinudun di Gedung Komnas HAM, Jl Latuharhari Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/7).

“Yang kami permasalahkan adalah dikeluarkannya Perpu dan pasca dikeluarkannya perpu oleh pemerintah itu bidang hukum dan HAM, Pak Wiranto yang menyebut akan melakukan kepada  pembubaran HTI pada tanggal 8 Mei 2017,” tambahnya.

Menurutnya, pengumuman tersebut  tidak sesuai dengan prosedural hukum. Yaitu telah menyimpangi dari UU No. 17 tahun 2013 tentang ormas.

Dalam UU no 17 tahun 2013 Disebutnya bahwa tidak ada satu pun sarana pembubaran ormas melalui pengumuman atau pernyataan dari Menteri Hukum dan HAM.

“Di pasal 63 sampai pasal 83 tidak ada rincian satu pun yang memberikan wewenang Menkumham untuk melakukan Pembubaran terhadap ormas itu, dan mereka telah mendahului hukum,” katanya.

Selain itu Dia juga mengatakan bahwa Menteri Hukum dan Ham telah melanggar prosedural dalam pembubaran tersebut.

“Seharusnya dilakukan, pertama melakukan mediasi, kedua SP 1 sampai 1 bulan. SP 2 sampai 1 bulan dan SP 3 sampai 1 bulan, kemudian penghentian dana hiba atau bantuan sementara. Dan permohonan pembubaran, Melalui Jaksa pengadilan dan pengadilan,” katanya.

Selain Menteri Hukum dan HAM, HTI juga melaporkan Banser Nahdlatul Ulama ke Komnas HAM terkait dengan 19 kasus pelarangan dan pembubaran terhadap aktivitas dakwah HTI.

Dia mengatakan bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan pernyataan dikeluarkannya Perppu
No. 2 tahun 2017 tentang Ormas.

“Terkait aduaan pada 19 peristiwa yang kami adukan yang ini merupakan imbas dari pengumuman pak wiranto,” katanya.

“Mereka telah mengambil tugas yang telah dilakukan oleh aparat negara,” tambahnya.

Bukan hanya Banser NU, Dia menambahkan jika Aparat Kepolisian juga telah melakukan pembiaran yang dilakukan Banser NU terhadap HTI.

“Kami ingin sampaikan agar teman di banser segera menghentikan itu,” tutupnya. (MR)

Comments
Loading...