Gagasan Poros Muda Riau Dalam Menghadapi Pilgubri 2018

MENARAnews, Pekanbaru (Riau) – Poros Muda Riau menyelenggarakan kegiatan Diskusi bertajuk “Menyongsong Pilkada Riau 2018: Mencari Elang BUkan Belalang” dengan narasumber Komisioner KPU Provinsi Riau Ilham Muhammad Yasir, Dosen Fisip UR Saiman Pakpahan, S.IP, M.Si, dan Presidium Poros Muda Riau Sapaat, SE, M.BA. Acara yang dimedratori oleh Wasekjen PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, akademisi dan juga mahasiswa (13/7).

Materi dibuka oleh Komisioner KPU Provinsi Riau Ilham Muhammad Yasir yang menyatakan bahwa dalam pelaksanaan Pilgub Riau 2018 nanti seluruh elemen hendaknya mendukung dan mengawalnya.

“Dalam pelaksanaan Pilkada Riau 2018 nanti hendaknya seluruh elemen masyarakat agar mendukung dan mengawal KPUD Prov. Riau agar terlaksana pemilu yang Luber Jurdil.” Tandas M. Yasir.

Selanjutnya, Dosen Fisip UR Saiman Pakpahan, S.IP, M.Si menegaskan bahwa Pilkada Riau 2018 menjadi tanggung jawab moral bersama untuk memilih pemimpin.

“Sirkulasi elit merupakan sebuah keniscayaan yang dapat diubah melalui Pemilukada. Pilkada merupakan situasi politik yang menjadi perhatian kita bersama dan harus berlangsung dengan baik. Terkait hal tersebut, secara tidak langsung Pilkada Riau 2018 menjadi tanggung jawab moral bersama untuk mencari elang bukan belalang.” Ungkap Saiman Pakpahan.

Presidium Poros Muda Riau Sapaat, SE, M.BA turut menyampaikan harapannya agar Riau menjadi lebih baik agar generasi ke depan juga mengalami peningkatan kea rah yang lebih baik juga.

“Proses yang dilakukan hari ini merupakan sebuah proses dalam rangka membeli dunia Riau yang lebih baik di masa yang akan datang agar generasi ke depan menjadi lebih baik.” Kata Sapaat.

Selain itu, Sapaat menambahkan bahwa Untuk membentuk suatu sistem yang baik dibutuhkan sosial kapita. Sosial Kapita merupakan kebersamaan dan keterbukaan yang didorong dengan jejaring yang kuat sehingga akan menumbuhkan kepercayaan yang diperlukan dalam pemerintah.

Anggota Komisi Informasi Prov. Riau Johny S Mundung turut menyumbangkan pemikirannya dimana momentum Riau untuk lepas dari kaum kapitalisme terletak pada para generasi muda. Dengan mengajukan generasi muda sebagai pemimpin diharapkan generasi muda memiliki pemikiran yang sangat ideologis dan tidak kapitalisme yang hanya memikirkan masalah uang.

Setelah acara selesa, berikut beberapa poin yang dihasilkan dari diskusi Poros Muda Riau dalam “Menyongsong Pilkada Riau 2018”:

1. Wujudkan Independensi, Integritas dan Profesionalitas Penyelenggara dan Pengawas Pilkada.

2. Partai Politik harus menjadi teladan, membangun moral dan etika politik.

3. Stop dan tolak praktik money politic atau politik dengan cara membeli suara dengan uang.

4. Membangun kecerdasan dan kewarasan politik pemilih untuk mendapatkan pemimpin daerah yang amanah dan berkualitas.

5. Ciptakan kampanye berkualitas, anti SARA dan menjunjung keutuhan masyarakat. (Ag)

Comments
Loading...