http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Duh, Kegiatan Book Fair dan UKM 2017 Minim Pengunjung

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Kegiatan Book Fair dan UKM 2017 yang dilaksanakan di kawasan Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, dinilai kurang promosi. Pasalnya, kegiatan itu minim pengunjung.

Salah satu peserta pameran buku, Asril, kepada menaranews.com mengatakan, sejak dibukanya kegiatan Book Fair dan UKM 2017 pada, (24/7/2017), jumlah pengunjung tidak terlalu banyak bahkan yang membeli bukunya pun juga jumlahnya sangat sedikit.

“Kalau tidak ada pengangkatan (jumlah buku yang terjual) sampai hari Minggu ini mungkin saya sudah tutup, soalnya tambah lama kalau tidak ada pembeli kan susah juga, jadi lebih banyak pengeluaran dari pemasukan,”  katanya, Kamis (27/7/2017).

Menurut penjual buku asal Jogjakarta ini, minimnya pengunjung pada kegiatan Book Fair dan UKM 2017 di Kapuas kali ini, karena kurangnya promosi sehingga banyak yang tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut. “Promosinya kurang, sehinga banyak yang tidak tahu, setelah orang lewat sini baru tahu kalau ada pameran,” ujarnya.

Asril mengungkapkan, buku yang dibawanya untuk kegiatan pameran buku bertajuk  Book Fair dan UKM 2017 jumlahnya tidak terlalu banyak yaitu sekitar 60 koli. “Ada enam puluh koli yang saya bawa, kalau ramai kadang bisa lebih banyak lagi saya bawa, tapi sekarang karena sepi maka tidak saya tambah,” jelasnya.

Pria yang mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan pameran buku di Kapuas ini pun berharap, kedepan pelaksanaan kegiatan pameran buku kiranya dapat lebih digencarkan lagi promosinya sehingga dapat diketahui oleh masyarakat secara luas. “Kedepan lebih digencarkan lagilah promosinya,” ucapnya.

Kegiatan Book Fair dan UKM 2017 di Kota Kuala Kapuas ini sendiri berlangsung selama 10 hari dari tanggal 24 Juli hingga 2 Agustus 2017. Namun baru beberapa hari kegiatan ini berlangsung, sejumlah stand sudah terlihat kosong.  

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Hj Nor Apiati mengatakan, pada dasarnya pihaknya kurang setuju kegiatan tersebut karena terkesan buru-buru dan kurangnya persiapan, termasuk promosi. Namun pihak event organizer (EO) menyanggupi membiayai seluruh kegiatan yang diusulkan Disarpustaka Kapuas.

“Sebelum kegiatan kita ada kesepakatan, namun dalam perjalanannya kami diminta untuk menalangi biaya kegiatan karena EO-nya susah dihubungi, maka kami sepakat untuk tidak meneruskan kegiatan lomba-lomba di seputaran lokasi pameran,” katanya.

“Sebagian kami adakan di Disarpustaka, sebagiannya lagi kami adakan di TK Pembina. Semula mereka (EO) juga menjanjikan spanduk dan baleho untuk promosi, tapi tidak ada. Selain itu kita juga baru saja melaksanakan pameran buku di Citimall sehingga masyarakat banyak yang sudah belanja buku,” jelas Nor Apiati. (irf)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,384PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.