Diskominfo Lambar Latih Operator Radio

MENARAnews, Lambar (Lampung) – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) selenggarakan pelatihan operator radio komunikasi tahun 2017. Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan yang akan diselenggarakan selama 3 hari ini.

Dari 45 peserta, 15 orang dari OPD Lambar dan 30 orang dari 15 kecamatan se-Lambar. Mereka, rencananya akan mengikuti pelatihan selama 3 hari. Yakni, dimulai dari tanggal 18-20 Juli. Dimana, mereka akan dibimbing nara sumber dan materi berasal dari unsur Dinas Kominfo, Statistik Provinsi Lampung dan OPD Pemkab Lambar serta organisasi RAPI Kab Lambar.

Staf Ahli Bupati Bidang ekonomi dan Pembangunan, Alfis Sahrin saat membuka acara di Aula Kesehatan, Selasa (18/7) mengatakan, bahwa komunikasi memegang peranan yang sangat penting dalam era global saat ini. Kebutuhan masyarakat akan pentingnya komunikasi dan informasi sudah sangat besar, sehingga Pemkab Lambar melalui unit satuan kerja (satker) yang membidangi masalah komunikasi untuk segera memberikan solusi guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. Khususnya untuk memperoleh informasi melalui sarana komunikasi.

Oleh karenanya alat komunikasi pada saat terjadinya bencana alam sangat mutlak diperlukan, khususnya dalam penyampaian informasi baik saat terjadi bencana maupun pasca bencana (evakuasi korban dan penanganan para pengungsi). Ditambahkannya, bahwa dalam penanggulangan bencana, informasi yang cepat, tepat dan akurat sangat diperlukan. Karena keterlambatan dan kesalahan informasi berarti akan menambah penderitaan korban bencana alam. Dengan demikian segala tindakan yang akan dilaksanakan semua berdasarkan pada informasi yang ada dan diterima, sehingga alat komunikasi menjadi sangat vital. Juga keberadaan operator radio komunikasi yang terlatih, sigap dan tangkas pada kondisi ini sangat dibutuhkan.

Kemudian untuk itu seksi tata kelola persandian bidang persandian dinas komunikasi dan informatika Pemkab Lambar selaku unit penyelenggara jaringan komunikasi pada jajaran pemerintah daerah sangat berkepentingan dan memiliki tugas dalam perkembangan sarana dan prasarana komunikasi dan kemampuan teknis aparatur yang ada. Hal ini sangat diperlukan mengingat tugas santelda sebagai penyelenggara jaringan komunikasi yang ada di pemerintah daerah bukan hanya pada intern pemerintah saja, tetapi juga pada masyarakat luas.

“Karena seksi tata kelola persandian mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan dan pengiriman berita sandi dan telekomunikasi daerah, memelihara alat serta pengamanan terhadap sandi dan telekomunikasi daerah dan penyelenggaraan administrasi informasi dan komunikasi,” ungkapnya.

Sementara Kabid Persandian Joner Rumahorbo,SH menyampaikan berdasarkan UU No 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi .Perpres No. 79 Tahun 2008 tentang TTP Persandian. Perda Kab Lambar No. 9 Tahun 2016 tentang APBD Tahun Anggran 2017. SK Kadis Kominfo Kab Lambar No.555/04/III.18/2017 Tanggal 4 Januari 2017 Prihal Panitia Pelaksana Pelatihan Operator Radio Komunikasi Pemkab Lambar Tahun Anggaran 2017.

Dikatakan Joner, maksud dan tujaun dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pembekalan teknis kepada aparatur di Lungkungan Pemkab Lambar khusunya yang bertugas sebagai operator Radio Mokunikasi guna meningatkan kemampuannya dalam mengoprasikan sarana komunikasi yang baik dan benar sesuai dengan dan Peraturan UU yang berlaku. (SL/RZ)

Comments
Loading...