http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Didid Endro Adukan BKK Jepara ke LBH Demak Raya

MENARAnews, Demak (Jateng) – Dengan ditemani beberapa kolega dan seniman asal Jepara lainnya, Didid Endro S alias Rama Dinta mendatangi kantor LBH Demak Raya untuk meminta perlindungan hukum, Jumat (21/7). “Iya, kami dari Jepara kesini, ke kantor LBH Demak Raya harapan kami LBH Demak Raya bersedia membantu kami untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkap Endro.

Endro menjelaskan bahwa persoalan hasil karyanya dengan Bank BKK Jepara ini yaitu dirinya selama berbulan-bulan bersama Sanggar Seni Gaperto dan seniman lainnya telah menciptakan sebuah mahakarya berupa Barongan Raksasa berukuran super jumbo, yang kemudian dipamerkan pada peringatan HAKI sekitar bulan April 2012. Namun tiba-tiba Bank BKK Jepara mengklaim dengan mencetak menjadi cover di kalender, seolah-olah Bank BKK Jepara terlibat pada perayaan HUT. “Jadi BKK Jepara juga ikut terlibat dalam Kirab Budaya Jepara menggunakan Barong Raksasa berukuran super jumbo itu. Parahnya kalender itu juga sudah dicetak dan diedarkan ke beberapa nasabahnya tanpa ada keterangan hasil karya dari siapa dan keterangan keterangan lainnya,” tutur Endro.

Permintaan Endro dkk yaitu agar Bank BKK Jepara meminta maaf atas kejadian tersebut dan bersedia menarik kalender yang sudah diedarkan atau mencetak kembali dengan mencantumkan atau menjelaskan kesalahan cetakan sebelumnya. “Karena ini semata-mata untuk menghargai hasil karya seseorang apalagi seniman seperti kita ini,” jelas Endro.

Pengacara Publik LBH Demak Raya Ahmad Zaini yang menerima pengaduan ini menyampaikan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan Tim LBH yang lain, kemudian akan meminta klarifikasi kepada Bank BKK Jepara tentang kebenarannya.

Sementara itu, menurut keterangan Sekretaris LBH Demak Raya Abdul Rokhim, pada dasarnya, sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 2 ayat (1) UUHC, hak eksklusif atas suatu ciptaan timbul sejak saat suatu ciptaan itu dilahirkan. Dengan demikian, sejak suatu ciptaan itu dilahirkan, hak penciptanya sudah dilindungi. Maka suatu hak eksklusif dari sebuah hasil karya seniman itu akan timbul pada saat si seniman itu meyelesaikan karya yang dibuatnya.

Lebih jauh Rokhim menjelaskan dalam penjelasan Pasal 2 ayat (1) UUHC bahwa: “Yang dimaksud dengan hak eksklusif adalah hak yang semata-mata diperuntukkan bagi pemegangnya sehingga tidak ada pihak lain yang boleh memanfaatkan hak tersebut tanpa izin pemegangnya”.

Dalam pengertian mengumumkan atau memperbanyak, termasuk kegiatan menerjemahkan, mengadaptasi, mengaransemen, mengalihwujudkan, menjual, menyewakan, meminjamkan, mengimpor, memamerkan, mempertunjukkan kepada publik, menyiarkan, merekam, dan mengkomunikasikan ciptaan kepada publik melalui sarana apa pun.

“Karena secara prinsip Hak Ciptanya Barongan Raksasa berukuran super jumbo melekat pada pengkarya, yaitu Endro dkk. Sehingga jika digunakan untuk alat promosi harus seizin pemilik Hak Cipta, Jika tidak, hal ini dapat dikategorikan sebagai bentuk Klaim Hak Cipta,” jelas Rokhim.

Lebih lanjut Rokhim menjelaskan apabila Bank BKK Jepara itu telah terbukti melakukan apa yang disampaikan oleh Endro tadi, maka Sanksi yang berlaku adalah pelanggaran Pasal 2 ayat (1) UUHC tersebut diatur dalam Pasal 72 ayat (1) UUHC yaitu jika ada pihak lain yang dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1 juta, atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5 miliar,” tutup Rokhim. (Nap)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,330PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.