Bupati Lebak Didesak Untuk Usut Dugaan Pungli Oknum DKP

MENARAnews, Kabupaten Lebak (Banten) –  Ratusan pemuda dan nelayan Binuangeun yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Mandiri dan Nelayan (FKMMN), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Lebak di Rangkasbitung, dengan tuntutan mendesak Bupati Lebak menindak tegas dugaan pungli yang dilakukan oknum Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Lebak.

“Kami datang ke sini meminta kepada Bupati Lebak untuk segera bertindak, untuk membereskan oknum-oknum pejabat yang menikmati keringat nelayan,” tandas orator aksi Ali, Selasa (11/7/2017).

Massa juga meminta,  Bupati Lebak segera hadir dan menemui para pendemo, untuk mendengar langsung keluhan dan kondisi yang dialami oleh nelayan di Binuangeun, akibat adanya pungli yang dilakukan oleh oknum yang ada di Pemkab Lebak massa mengaku sangat dirugikan.

“Kami meminta Bupati Lebak hadir di sini dan mendengarkan langsung keluhan dari kami. Kami sebagai nelayan dirugikan dengan adanya pungli ini,” tambahnya.

Ali mengatakan, nilai pungli yang dipungut oleh oknum DKP dari nelayan di Binuangeun sangat besar nilainya bisa mencapai milyaran rupiah. menurut Ali, seharusnya masalah pungli ini menjadi perhatian serius dari Bupati Lebak, karena sudah jelas bahwa masyarakat kecil sudah banyak yang dirugikan.

“Ini miliaran (uang pungli) jumlahnya Bu Bupati. Uang nelayan yang diduga dinikmati oknum yang merupakan anak buah Bu Bupati ini nilainya besar. Harusnya Ibu bantu kami tuntaskan persoalan ini, agar kami tidak terus dirugikan,” kata Ali saat menyampaikan  tuntutannya. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...