Bupati Demak: Pengelolaan Aset Harus Dilakukan Secara Sistematis

MENARAnews, Demak (Jateng) – “Dari hasil pemeriksaan BPK untuk Kabupaten Demak sejak tahun 2011 hingga tahun 2015, Pemkab hanya mendapatkan opini WDP. Alhamdulillah di tahun 2016 predikatnya naik menjadi WTP. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk semua jajaran saya yang telah berjuang keras. Semoga kita dapat mempertahankan opini WTP ini di tahun-tahun mendatang”, demikian disampaikan Bupati Demak HM. Natsir pada acara rekonsiliasi data realisasi pendapatan dan belanja daerah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) triwulan II tahun anggaran 2017 dan halal-bihalal 1 syawal 1438 H di aula RM. Kalijaga Demak (5/7).

Natsir menambahkan, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama. Antara lain diharapkan agar kita dapat menindaklanjuti temuan-temuan BPK. Selain itu agar pelaksanaan SIMDA keuangan dapat berjalan efektif, diperlukan aparatur-aparatur yang berkualitas, profesional, dan berkompeten di bidangnya. Aparatur yang memahami regulasi tentang pengelolaan keuangan daerah berbasis teknologi informasi dan tentu saja menguasai teknologi.

Untuk itu manfaatkan dengan sebaik-baiknya kegiatan rekonsiliasi ini demi keakuratan data pengelolaan keuangan daerah. “Pengelolaan aset merupakan salah satu unsur penting yang menjadi landasan dalam penyusunan laporan keuangan daerah. Oleh karena itu, pengelolaan aset harus dilakukan secara baik, tertib, dan sistematis,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala BPKPAD Suhasbukit, SH, MM mengatakan bahwa kegiatan Rekonsiliasi data realisasi APBD sudah rutin dilakukan setiap triwulan, dan sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 memegang peran penting untuk mendapatkan keakuratan data.

Dengan rekon akan diperoleh kecocokan data dan informasi regulasi pengelolaan keuangan daerah. “Penyusunan LK OPD tahun anggaran 2017 akan diawali bulan agustus ini dengan menyusun laporan keuangan semester I sehingga tidak akan menumpuk pada awal tahun berikutnya guna antisipasi kesulitan yang mungkin muncul karena adanya perubahan perangkat daerah,” terangnya.

Acara dengan jumlah 111 peserta dari OPD, SMP/TK/SKB dan Puskesmas ini dihadiri oleh Wakil Bupati Demak Drs. Djoko Sutanto, Sekda Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes, serta Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dra. Lestari Handayani, M. Si. (Con)

Comments
Loading...