Buka Manasik Haji, Wawali Minta CJH Pikirkan Kesehatan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio meminta para jamaah calon haji (JCH)  kota setempat, untuk menjaga kebugaran kesehatan, jasmani maupun rohani ketika  saat menjalankan serta menunaikan ibadah haji nantinya.

Hal tersebut disampaikan Mofit sesaat sebelum membuka Manasik Haji 1438 H, Rabu (12/7) di Aula Arafah Asrama Haji Kalteng.

Dikatakan, kesehatan dan kebugaran fisik dan kesehatanb menjadi bagian penting ketika JCH menunaikan rukun Islamnya tersebut.

“Maka itu saya meminta para JCH, dapat7 melakukan kesiapan fisik, seperti fisik dan mental termasuk penguasaan dalam hal menunaikan ibadah haji,”ungkapnya.

Menurut Mofit, pada pelaksanaan ibadah haji, maka faktor keragaman usia akan terlihat. Hanya saja faktor kesehatan bagi JCH tidaklah memandang tua atau muda. Sebab bisa saja yang muda tidak memiliki kebugaran dan kesehatan yang prima dibanding yang tua.

“Karena itu, sikap fisik dan mental yang dibalut dalam sebuah jiwa yang sehat menjadi sangat penting, karena tujuan kesana adalah menunaikan ibadah dan menjadi haji yang mabrur,”ujarnya.

Sementara terkait dengan pelaksanaan bimbingan manasik haji, menurut Mofit, adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesiapan seoran JCH.

“Manasik bagian penting yang harus dikuasai sebagai ilmu untuk menunaikan ibadah haji. Ketika seseorang mampu menguasai dengan baik, maka akan lebih mempermudah dalam melaksanakan proses ibadah hajinya,”tuturnya lagi.

Sebaiknya lanjut dia para JCH tidak perlu segan dan sungkan menggali ilmu ibada haji dengan handai taulan atau kerabat yang sebelumnya telah melaksanakan ibadah haji, disamping memperoleh bimbingan manasik dari penyelenggara haji.

“Sebab itu kita berharap para JCH dapat mengikuti semua tahapan haji dengan baik, termasuk penguasaan ilmu pengetahuan dan pengertian tentang pelaksanaan haji. Bimbingan manasik ini penting untuk diikuti dengan sungguh-sungguh,”pinta Mofit.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya, H. Baihaqi mengatakan kegiatan bimbingan manasik haji sangat penting bagi JCH. Sebab kata dia tidak sedikit yang mengabaikan tentang penguasaan cara menunaikan ibadah haji yang baik dan benar. Selain penguasaan keilmuan untuk menunaikan ibadah haji, maka seseoarang JCH juga harus mampu meningkatkan kesabaran, meluruskan niat karena Allah, disiplin mengatur waktu dan menjaga kesehatan.

“Manasik haji ini sebagai sarana memperlengkap keilmuan dari pelaksanaan untuk menunaikan  ibadah dari JCH, sehingga  rukun Islam yang didapat pun menjadi  sempurna,”cetusnya.

Disebutkan Baihaqi, untuk tahun ini Palangka Raya akan memberangkatkan sebanyak 247 JCH, yang terdiri dari perempuan sebanyak 134 dan laki-laki sebanyak 113 orang.

“Untuk JCH tertua atas nama Abdul Muis dengan usia 81 tahun, sedangkan yang termuda JCH atas nama Jainatunnisa dengan usia 30 tahun. Sampai saat ini untuk daftar tunggu haji Palangka Raya masih berjumlah 3.300 orang,”tutupnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...