Borak Milton : Ini Serapan Anggaran Kalteng Terendah Selama 15 Tahun Terakhir

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Serapan anggaran dan belanja daerah Provinsi Kalteng yang hingga pertengahan tahun  2017 hanya mencapai kisaran angka 30 persen dinilai masih sangat rendah bila dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kalteng Borak Milton, dengan angka serapan anggaran Pemerintah saat ini tidak disebabkan adanya kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Daerah, melainkan adanya situasi dan kondisi yang datang dari luar.

“Mungkin juga kebijakan pusat atau mungkin juga kebijakan ekonomi Regional. Sebab fakta dan rencananya APBD itu adalah triger untuk meningkatkan ekonomi ternyata tidak terlaksana,” jelas Borak Milton selaku Ketua Komisi B, Rabu (19/07).

Salah satu faktor yang paling menonjol penyebab tidak maksimalnya serapan anggaran daerah adalah pelaksanaan pekerjaan (proyek) yang ada, masih banyak yang belum terealisasi. Hal tersebut ujarnya, merupakan insiden serapan anggaran terendah dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Oleh karena itu sangat tidak rasional ujarnya menambahkan, apabila kita katakan kebijakan-kebijakan anggaran membuat rakyat ini terkoreksi daya belinya. Tentu ada faktor-faktor lain yang bukan dari kebijakan Pemerintah daerah, dan faktor itu bisa saja berubah.

“Kalteng bukan wilayah produsen, bukan daerah pabrik dan bukan kota perdagangan, tetapi Provinsi Kalteng merupakan kota pemerintahan dan sedikit bergerak ke arah Kota Pendidikan, sehingga pergerakan keuangan yang paling besar terletak pada pergerakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dan realisasi Proyek,” jelasnya.

Untuk itu dirinya berharap, secepatnya dilakukan lelang. Dengan alasan anggaran yang ada bisa terserap oleh masyarakat dan ekonomi bisa tergerak. Jadi APBD bisa menjadi triger untuk pergerakan ekonomi, serta upaya-upaya dari Pemerintah agar penyerapan tersebut bisa terus meningkat.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...