Portal Berita Online Indonesia

Atlet Sepak Takraw Demak Go Internasional

MENARAnews, Demak (Jateng) – Sepak takraw merupakan jenis olahraga campuran dari sepak bola dan bola voli yang berasal dari tanah Melayu.

Melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Politik dan Hukum Muliana, SH, Bupati Demak menyampaikan bahwa melestarikan dan mengembangkan olahraga ini berarti melestarikan dan mengembangkan tradisi bangsa Melayu. Cabang olahraga ini berpotensi menorehkan prestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, maupun internasional. ”Oleh karena itu saya sangat menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini. Mengingat tujuannya adalah untuk mencari bibit-bibit baru atlet sepak takraw,” kata Muliana saat membuka acara kejuaraan Sepak takraw ”Piala Bupati Demak” tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 di Gedung Koni Kabupaten Demak hari ini, Jumat (21/7).

Muliana juga berharap, dari kegiatan ini dapat menjadi ajang pembinaan dan pembibitan atlet sepak takraw di Kabupaten Demak khususnya dan Provinsi Jawa Tengah pada umumnya. Tidak hanya itu, ajang ini dapat digunakan juga untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pembinaan dan pengembangan prestasi atlet sepak takraw menuju even serupa di jenjang yang lebih tinggi.

Muliana sangat apresiatif atas prestasi atlet sepak takraw Demak yang telah go internasional dengan menjuarai Asian Beach Games di Vietnam Tahun 2016 dengan menjadi Juara Tiga Beregu dan Juara Tiga Trio atas nama Saudara Wisnu Dwi Suhantoro. Prestasi tingkat nasional juga berhasil ditorehkan Saudara Ahmad Saefullah dengan menjadi Juara Satu Double Team Putra dan Juara Tiga Team Putra pada PON Ke-16 di Jawa Barat Tahun 2016 lalu. ”Melalui ajang ini diharapkan akan muncul atlet-atlet sepak takraw handal dan berkualitas, yang nantinya mampu bersaing hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Muliana juga mengajak kepada para generasi muda agar terus menggiatkan olahraga sepak takraw. ”Teruslah berlatih, tingkatkan kreativitas, kembangkan potensi yang ada dan bersemangatlah untuk meraih prestasi terbaik di bidang olahraga sepak takraw,” pungkasnya.

Di lain kesempatan, Drs. Moh. Abdul Harris, MH selaku panitia penyelenggara mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan sebagai parameter pembinaan cabang olahraga sepak takraw di Provinsi Jawa Tengah serta membangun karakter anak bangsa secara komprehensif untuk mencapai prestasi olahraga yang optimal.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 21 s.d. 23 Juli 2017 yang diikuti oleh atlet sepak takraw perwakilan Pengkab/Pengkot dengan jumlah peserta 14 regu putra dan 17 regu putri dari 15 Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah,” jelas Harris. (Nap)