APINDO Dukung Pemkab Wujudkan “Demak Kota Wali Ramah Investasi”

MENARAnews, Demak (Jateng) – Ketua Panitia sekaligus Koordinator Bidang Perizinan DPK Apindo Demak M. Jamaludin,  S.H.,M. Kn menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi perizinan ini penting untuk dilaksanakan. Selain sebagai salah satu Program Kerja Departemen Perizinan UMKM dan Investasi, kegiatan ini juga dalam rangka memberikan pemahaman kepada para anggota. “Kegiatan semacam ini dapat menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya mengurus perizinan yang dapat berdampak pada perbaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membantu kelancaran pembangunan di Demak Kota Wali ini,” ungkap M. Jamaludin dalam Workshop dan Sosialisasi Perizinan yang diselenggarakan oleh Apindo di Gedung Bina Praja hari ini, Rabu (19/7).

 

“Kita juga ingin calon wirausahawan baru dapat membuat usaha tanpa terbentur masalah perizinan di Demak. Pemerintah perlu membuat terobosan agar perizinan bisa dibuat sesederhana mungkin,” imbuh Jamaludin.

Bupati Demak HM. Natsir dalam sambutanya melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian, Politik dan Hukum Muliani,SH menyatakan bahwa Pemerintah Kab. Demak bertekad menjadikan kawasan yang menarik untuk tujuan investasi, oleh karena itu kemudahan dalam proses perizinan menjadi salah satu strategi yang telah ditetapkan. “Pemerintah juga menyediakan berbagai infrastruktur pendukung guna memberikan nilai tambah bagi para investor dalam menanamkan modalnya,” kata Muliani.

Disamping itu, Ketua Apindo Demak MH Ilyas bertekad menjadikan Demak sebagai daerah yang ramah investasi, dengan sumber daya yang dimiliki seperti ketersediaan sumber daya listrik, infrastruktur yang sangat memadahi, akses ke bandara, pelabuhan hingga stasiun yang sangat dekat mejadi daya tarik yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Semua itu juga harus didukung oleh kemudahan akses informasi pelayanan publik, sesuai amanat UU No. 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan lebih lanjut diatur dalam Perpres No. 97 tahun 2014. “Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar dan untuk pengawasan pelayanan publik ini, Apindo akan menggandeng Ombudsman RI Perwakilan Jawa tengah, sebagai lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik,” tegas Ilyas.

Tidak cukup dengan hal itu, Ilyas juga memperjelas tupoksi Apindo tidak hanya memberi layanan informasi dan konsultasi saja, tetapi juga mediasi dan advokasi.

“Bila ada anggota dan mitra Apindo yang terjerat kasus hukum saat menjalankan usahanya, sepanjang pengusaha ini benar, kita akan back up sepenuhnya,” tutup Ilyas yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia Kab. Demak ini.

Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kabupaten Demak untuk menjadikan Demak Kota Wali ramah investasi, Apindo tergerak untuk turut berperan aktif dalam mendukung program tersebut melalui misi utamanya yaitu perlindungan (preventif), pembelaan (kuratif), pemberdayaan (empowerment) kepada para anggotanya. (Nap)

Comments
Loading...