http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Aksi Mendesak Dewan Pandeglang Gunakan Hak Interpelasi Diwarnai Kericuhan

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Aksi unjuk rasa mendesak agar DPRD Pandeglang menggunakan Hak Interpelasi diwarnai kericuhan. Hal itu saat ratusan massa yang tergabung dalam Lingkar Pemuda dan Mahasiswa Pandeglang, mencoba merangsek masuk ke Gedung DPRD yang pada saat bersamaan tengah berlangsung Rapat Paripurna, Kamis (27/7/2017). Namun upaya itu mampu dihadang oleh anggota Kepolisian Polres Pandeglang.

Gagal menembus blokade Polisi, massa pun meluapkan kekecewaannya dengan merusak pagar DPRD. Situasi akhirnya mereda saat sejumlah anggota DPRD bersama perwakilan pimpinan, menemui ratusan massa.

Desakan dewan gunakan Hak Interpelasi dilakukan menyusul buruknya kinerja Bupati Pandeglang, Irna Narulita dalam melakukan pembangunan. Sejak menjabat pada tahun 2016 lalu, belum ada perubahan yang signifikan di wilayah Pandeglang. Infrastruktur disejumlah tituik, masih dalam kondisi rusak.

“Jalan-jalan di wilayah Banten Selatan masih banyak yang rusak. Bupati sudah hampir dua tahun menjabat, apa tidak pernah melihat dan merasakan akses jalan di sana?” tanya Koordinator Aksi Agus Nurul Husna.

Menurutnya, lambatnya proses pembangunan di Pandeglang, karena diakibatkan buruknya sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Formulasi tata kelola perencanaan pembangunan selalu dibingkai dengan metode pembangunan jangka pendek.

“”Regulasi dan rotasi ASN belum menggambarkan prinsip kompetensi, integritas, attitude, skill, dan knowledge dikalangan Pemda. Karena hanya dipenuhi aroma nopotisme dan transaksional,” ungkap Alumni UNMA Banten itu.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Duriat yang menemui massa aksi berjanji akan meneruskan aspirasi yang disuarakan. Hanya saja ia meminta agar massa bersabar, lantaran dewan memiliki mekanisme dan prosedur yang harus ditempuh.

“Kami akan meneruskan aspirasi massa, namun butuh proses. Mekanisme harus dilalui. Yang jelas, apapun aspirasinya, akan kami akomodir dan memperjuangkan,” janjinya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pandeglang Iing Andri mengatakan, tidak mudah dalam melancarkan Hak Interpelasi. Karena hal itu harus melalui kajian terlebih dahulu dengan fraksi dan partai. Oleh karenanya, ia meminta agar massa menghormati proses kajian yang akan dilakukan dewan. Jika dirasakan perlu, maka DPRD aka mengajuka Hak Interpelasi.

“Usulan Hak Interpelasi itu tidak serta merta bisa langsung diputuskan. Harus dikaji dulu. Kan kami kepanjangan partai. Jadi mohon bersabar dan hormati, seperti kami menghormati dan mengapresiasi kajian rekan-rekan,” ujarnya.

Setelah anggota dewan memberikan pernyataan, massa kemudian membubarkan diri. Mereka mengancam akan kembali mendatangi Gedung DPRD dengan massa yang lebih besar, jika wakil rakyat tidak menepati janjinya. (IY)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,378PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.