Ada 227 Desa di Kalteng Belum Terima Penyaluran Dana Desa Tahap I

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Ada sekitar 227 Desa dari 1432 total Desa yang ada di wilayah Kalimantan Tengah kabarnya tidak menerima Penyaluran Dana Desa Tahap I atau 60 persen dari pagu anggaran yang sudah direalisasikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan RI.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kementerian Keuangan RI Direktorat Jendral Perbendaharaan Kanwil Provinsi Kalteng yang diwakili oleh Ahmad Saprianoor pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakordal) rabu (12/07) di Aula Bappedalitbang Provinsi Kalteng Jl.Diponegoro Kota Palangka Raya.

Ahamad Suprianoor dalam paparannya menyampaikan, dari 13 Kabupaten yang ada, 1.155 Desa Dananya sudah disalurkan yakni sebesar Rp.555,467 miliar dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp.1,148 Triliun atau anggaran yang yang belum direalisasikan sebesar Rp.684,991 miliar.

“Dari rincian realisasi penyaluran Dana Desa Tahap I per 7 Juni 2017, ada sekitar 6 Kabupaten yang Desanya menerima penyaluran Dana seperti Kabupaten Barito Selatan 86 Desa, Kotawaringin Barat 81 Desa, Katingan 154 Desa, Sukamara 29 Desa, Lamandau 85 Desa dan Barito Timur 100 Desa,” jelas Ahmad Suprianoor.

Sementara Kabupaten lain, seperti Kabupaten Baruto Utara, Kapuas, Kotawaringin Timur, Seruyan, Gunung Mas, Pulang Pisau, dan Kabupaten Murung Raya masih ada beberapa Desa yang belum menerima penyaluran anggaran tahap I tahun 2017.

Rincian penyaluran Dana Desa tahap I sebagai berikut, dari pagu anggaran Rp.69,302 Jmiliar, ada 88 Desa di Kabupaten Barito Selatan semuanya menerima penyaluran Dana, dengan realisasi yang disalurkan Rp.41,526 miliar.

Dari 93 Desa di Kabupaten Barito Utara, ada 73 Desa yang menerima penyaluran dengan realisasi Rp.34,85 miliar dari pagu anggaran Rp.78,834 miliar , Kabupaten Kapuas dari 214 Desa, hanya 169 Desa yang disalurkan Rp.78,834 miliar dari pagu Rp.166,874 miliar.

Kabupaten Kotawaringin Barat, dari 168 Desa, semuanya menerima panyaluran dengan realisasi Rp.38,104 miliar dari pagu Rp.66,735 miliar, Kabupaten Kotawaringin Timur dari 168 Desa, hanya 150 desa yang menerima penyaluran dengan realisasi Rp.73,781 miliar dengan pagu Rp.133,804 miliar.

Kabupaten Katingan dari 154 Desa, semuanya menerima penyaluran Rp. 73,039 miliar dengan pagu Rp.121,733 miliar. Kabupaten Seruyan dari 97 Desa, hanya 87 Desa yang menerima penyaluran Rp. 43,211 miliar dari pagu Rp.80,289 miliar.

Kabupaten Sukamara 29 Desa semuanya menerima penyaluran dengan realisasi Rp.15,821 miliar dengan pagu Rp.26,368 miliar. Kabupaten Lamandau 85 Desa semua menerima penyaluran realisasi Rp.40,56 miliar dengan pagu Rp.67.601 miliar.

Kabupaten Gunung Mas dari 114 Desa, hanya 9 Desa yang menerima penyaluran Rp.4,304 miliar dengan pagu Rp.90,648 miliar. Kabupaten Pulang Pisau dari 95 Desa, hanya 92 yang menerima penyaluran Rp. 44,65 miliar dari pagu Rp.76,714 miliar.

Kabupaten Murung Raya dari 116 Desa, hanya 40 Desa yang menerima penyaluran Rp. 19,899 miliar dengan pagu Rp.95,929 miliar dan Kabupaten Barito Timur dari 100 Desa semuanya menerima penyaluran Rp.46,883 miliar dari pagu Rp. 78,86 miliar.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bappedalitbang Yuren S Bahat, bahwa keterlambatan pihak desa dalam membuat dan menyampaikan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa merupakan salah satu penyebab terlambatnya penyaluran.

“Sehingga laporan laporan konsolidasi penggunaan Dana Desa tahap sebelumnya terlambat disampaikan ke Kementrian Keuangan. Kondisi geografis yang cukup sulit sebagai salah satu penyebab keterlambatan permohonan transfer dana,” tutup Yuren.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...