40 Bayi di Kabarkan Meninggal Akibat Campak

MENARAnews, Deiyai ( Papua ) – Empat Kampung di Kabupaten Deiyai terserang wabah Sarampa (Exanthema Subitum / sixth disease).

Ke empat kampung tersebut adalah, Kampung Digikotu, kampung Piyakedimi,  Kampung Yinidoba,  dan Kampung Epanai, masing-masing Kampung yang terletak di  Distrik Tigi Barat Kabupaten Deiyai Papua.

Penyakit yang disebabkan dari virus Human Herves Virus  6 (HHV-6) mulanya dilaporkan oleh kepala kampung setempat. Kemudian dilanjutkan ke Distrik dan mengundang petugas kesehatan termasuk satgas kesehatan kaki telanjang (kijang) untuk turuntangan.

Dibentuk tim tanggap darurat oleh pihak setempat, yang dipimpin oleh Kepala Puskesmas Ayatei,  Yonathan Badii dan Yulianus Edoway Kapus Tenedagi, yang juga melibatkan dokter Indah Erawati.

Hasil diagnosis sementara ditetapkan jika kematian warga diwikayah tersebut tersebut akibat serangan wabah serampa, meski hingga saat ini belum diketahui pasti, angka kematian akibat virus tersebut.

Tim dinas kesehatan kabupaten Deiyai turun ke lapangan menyusul tim terdahulu dari distrik. Naomi Edoway, S.Km. mengatakan pihaknya sudah koordinasi dan akan menyiapkan semua obat, sehingga bisa langsung akan melayani warga.

Sementara, Dinas Provinsi Papua bergerak cepat dengan memberangkatkan satu tim kesehatan ke wilayah tersebut dipimpin dr. Yamamoto.

“Tim berjumlah sembilan orang hari ini kesana.  Tim terdiri dari dinas Kesehatan Provinsi Papua dan dinas Kesehatan setempat,”kata Yamamoto.

Menurut Yamamoto, virus yang menimpa warga di empat kampung yang dikabarkan menewasakan 40 bayi ini belum diketahui pasti jenis Virusnya.

“Laporan kekami 40 bayi meninggal akibat campak, nah kita akan kesana hari ini, untuk memastikan, dan memberikan perawatan kepada penderita disana,”terangnya. (Surya).

Comments
Loading...