Tuntut Pembubaran HTI, GP Ansor Sambangi Kejari Bandar Lampung

MENARAnews, Bandar Lampung (Sumut)-Perwakilan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bandar Lampung bersama Banser NU mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung untuk menuntut pemerintah segera membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan ormas anti-Pancasila, Kamis (22/6/2017).

Ketua PC GP Ansor Bandar Lampun Agung Zawil mengatakan PC GP Ansor Bandar Lampung mengapresiasi langkah tegas pemerintah Indonesia dalam membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melalui pernyataan Menkopolhukam.

“Bagi GP Ansor semua bentuk dan upaya-upaya merongrong, mengganti Pancasila dan NKRI harus dilawan, baik secara hukum oleh Negara maupun secara sosial oleh masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, PC GP Ansor Bandar Lampung menyerahkan pernyataan sikap yang memuat pertama, menolak seluruh aktivitas dan ideologi HTI tentang khilafah di NKRI terutama di Bandar Lampung karena berakibat pada perpecahan anak bangsa. Kedua, menolak semua kegiatan dan propaganda HTI tentang khilafah di NKRI, terutama di Bandar Lampung apalagi dengan maksud merubah Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia.

Ketiga, mendesak kepada instansi terkait, dalam hal ini pihak Kepolisian, Kejaksaan, Kesbangpol, Kemenkum HAM dan sebagainya, untuk Membubarkan HTI, karena tidak sesuai dengan kultur dan budaya Indonesia sekaligus mengancam keutuhan NKRI. Keempat, tindak secara tegas organisasi atau perseorangan yang menyebarkan ideologi yang mengarah pada Gerakan anti-NKRI dan radikalisme. Kelima, meminta kepada pengikut HTI untuk kembali pada ajaran Islam Ahlusunnah wal-Jama’ah (Aswaja) dalam bingkai NKRI.

Pernyataan Sikap tersebut ditandatangani oleh sejumlah elemen antara lain PC GP Ansor Bandar Lampung, Banser NU, IPNU, IPPNU, Muslimat NU, Fatayat NU, BEM UIN Raden Intan, Majelis Taklim, Remaja Islam Masjid, dll.

Penyerahan pernyataan sikap diterima Kasi Intel Andrie W. Setiawan mewakili Kajari Bandar Lampung. “Pada prinsipnya pernyataan sikap ini diterima oleh Kejari Bandar Lampung dan akan dibuatkan laporan untuk disampaikan kepada Jamintel Kejagung RI,” kata Andrie. (GD)

Comments
Loading...