Telat Bayar THR Perusahaan Akan Didenda 5 Persen

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Perusahaan di Kabupaten Kapuas dihimbau untuk merealisasikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja seminggu sebelum Idul Fitri.  

Apabila perusahaan terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh sebagaimana dalam ketentuan, dikenai denda sebesar 5% dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar.

THR wajib dibayarkan satu minggu sebelum hari raya,” kata Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas Sri Lestari kepada Menaranews.com di Kuala Kapuas, Senin (5/6/2017).

Menurut Sri sebenarnya aturan tentang pembayaran THR normatif, diketahui atau tidak diketahui masyarakat dianggap sudah mengetahui. Namun demikian Disnaker tetap mengingatkan perusahaan agar memenuhi kewajibannya merealisasikan pembayaran THR untuk para pekerja.

Sementara itu dalam surat himbauan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas tertanggal 5 Juni 2017 tentang pembayaran THR disebutkan, tunjangan hari raya keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari raya keagamaan. Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan sebesar 1 bulan upah.

Kemudian pekerja yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional sesuai masa kerja yakni dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 dikalikan upah sebulan.

Bagi pekerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, upah satu bulan dihitung sebegai berikut: a. Pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Selanjutnya, b. Pekerja yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja. Bagi perusahaan PBS/ pertambangan, BUMN/BUMD dan perusahaan sektor lainnya yang sudah melaksanakan pembayaran THR keagamaan agar melapor ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas.

Dalam surat himbauan Dinas Tenaga Kerja Kapuas juga disebutkan bagi perusahaan yang terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh sebagaimana dalam ketentuan, dikenai denda sebesar 5% dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar. (irf)

Comments
Loading...