Tabligh Akbar Penggalangan Dana Untuk Negeri Syam

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Syam Organizer berdiri sejak 2013 yang fokus membantu dan menyalurkan bantuan ke Negeri Syam kembali menggelar Tabligh Akbar dan penggalangan dana. Tabligh Akbar bertema “Sempurnakan Ramadhan” Bahagiakan Saudara Seiman dan Negeri Syam diselenggarakan di Masjid Agung Tangah Sawah (Subuh Berjamaah), Masjid Raya Bukittinggi (Zhuhur Berjamaah) dan Masjid Jami Aur Kuning (Tarawih Berjamaah), Kamis (1/6/2017).

Roadshow Tabligh Akbar penggalangan dana untuk negeri Syam dilaksanakan dalam rangka Safari Ramadhan 2017 bersama imam dari negeri Syam dan akan digelar di 31 kota, antara lain Cilacap, Kudus, Bandung, Batam, Jatim, Banten, Poso, Kalbar, Riau, Medan, Padang, Balikpapan, Semarang, Jakarta, Magelang, Jogja, Ambon, Purwokerto, Solo dan Makassar.

Fadlhudin, selaku perwakilan Syam Organizer menyatakan, bahwa Safari Ramadhan 1438 H merupakan momentum untuk memupuk semangat umat Islam sehingga lebih intensif dalam beribadah.

“Selain itu, Syam organizer juga mengingatkan untuk selalu meningkatkan kepedulian kita kepada sesama muslimin yang berada dalam kondisi kesusahan dan terintimidasi,” ucapnya ketika membuka rangkaian Tabligh Akbar pada kegiatan Subuh Berjamaah di Masjid Agung Tengah Sawah.

Tabligh Akbar menghadirkan narasumber yaitu salah satu imam Masjid Palestina, Syaikh Hussam Taher Mohammad El Zogher. Dalam tausiyahnya kepada jamaah Subuh Berjamaah, Syaikh Hussam Taher Mohammad El Zogher menjelaskan tentang kondisi terkini muslim yang berada di Palestina dan Suriah, saat ini mereka semakin terdzolimi oleh sikap dan perilaku kaum Yahudi. Selain itu, Syaikh Hussam juga menerangkan tentang kondisi Masjidil Aqsa yang menjadi tanggung jawab umat Islam.

“Setiap hari Masjidil Aqsa mendapatkan perlakuan zalim dari kaum Yahudi. Salah satu kezaliman besar yang mereka lakukan sejak dulu sampai saat ini adalah menggali terowongan-terowongan di bawah Masjidil Aqsa untuk mencari sesuatu yang menjadi dongeng mereka, menjadi cerita bohong-bohongan mereka yang sebenarnya tidak ada. Mereka menganggap bahwa di bawah Masjidil Aqsa terdapat peninggalan Nabi Sulaiman yang diperuntukkan untuk kaum Yahudi. Sampai saat ini ada beberapa bagian Masjidil Aqsa yang mulai turun dikarenakan penggalian terowongan tersebut.

Di sela-sela tausiyah, panitia juga memutarkan film tentang kondisi negeri Syam saat ini. Di akhir sesi, dilakukan penggalangan dana infaq dari jamaah yang hadir untuk selanjutnya akan disalurkan ke Syam. (AD)

Comments
Loading...