Marina Sepray Membara, Kerugian Ditaksir Rp 2 Milyar

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Kebakaran ruko, Kamis (1/6/2017) sekitar pukul 01.15 WIB, di Komplek Pasar Simpang Aur Kuning, Jalan By Pass nomor 5 Bukittinggi telah berhasil dipadamkan. Diduga kebakaran tersebut akibat korsleting listrik. Kebakaran terjadi tepatnya mengenai Ruko Marina Sepray, milik Rina Rahma (53), warga Sungai Pua, Gang Mawar Pintu Kabun. Ruko tersebut menjual sepray dan hampir semua barang yang terdapat di lantai satu rusak akibat kobaran api. Tidak hanya sampai di situ, pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp 2 Milyar.

Sementara itu, terdapat dua ruko di sebelah ruko Marina Sepray, yaitu ruko One Spray dan ww tex. Beruntung ruko One Spray, milik Hj. Samsel Dalmayeni (55), warga Sumurapak tidak terdampak si jago merah karena toko belum tersetuh api.

Akan tetapi, ruko sebelahnya lagi, ww tex, milik Adi Kadri (27), warga Barumbuang mengalami kerugian sekitar Rp 20 Juta. Pihaknya ikut menjadi korban akibat panik karena ruko sebelah sudah dilalap api, maka dengan bergegas pihaknya megeluarkan barang dagangannya.

“Toko ww textil itu belum disentuh api, namun pihaknya tetap rugi karena panik api menjalar maka dengan segera ia keluarkan barangnya secara acak. Alhasil, pihaknya juga alami kerugian,”ujar Ahmad Jaiz, Kepala Markas PMI Bukittinggi.

Ketua PMI H.Chairunnas melalui Ahmad Jaiz mengatakan pihaknya juga ikut melakukan peninjauan ke lokasi untuk membantu Dinas Pemadam Kebakaran Bukittinggi. Selain itu, armada inti yang diturunkan dalam kebakaran tersebut antara lain 1 Komando Rangger, 2 Operasional, 4 Unit Mobil Pemadam dan 2 unit armada perbantuan (1 unit Pemadam Agam dan 1 unit Pemadam Padang Panjang).

“Selain itu bantuan juga datang dari Padangpanjang dan Agam masing-masing satu unit damkar. Namun, dari Bukittinggi terjun sebanyak 4 unit damkar ditambah satu unit ambulan yang juga kita siagakan,” ujar Ahmad Jaiz. (AD)

Comments
Loading...