Serapan APBD Kalteng Sampai Pertengahan Juni 2017 Masih 30 Persen

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sampai dengan pertengahan Juni 2017, Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng Tahun 2017 masih menyentuh angka 30 persen, gabungan dari Belanja Pegawai atau Belanja Tidak Langsung (BTL) dan Belanja Langsung (BL) oleh Pemprov Kalteng.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang (Bappedalitbang) Provinsi Kalteng, Yuren S. Bahat ketika diwawancarai menaranews.com Rabu (14/06) di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.

“Saat ini proyek infrastruktur sudah masuk dalam proses lelang, sehingga ketika proses ini nanti dikerjakan maka serapan anggaran kita yang awalnya hanya 30 persen secara drastis akan meningkat,” jelas Yuren S. Bahat.

Pelonjakan persentase tersebut lanjutnya, akan terjadi di bulan Juli atau Agustus 2017 nanti, dimana proyek sudah melalui masa lelang dan siap untuk dikerjakan.

Ketika disinggung kemungkinan penyebab serapan anggaran APBD tahun 2017 rendah disebabkan adanya beberapa jabatan Kepala Dinas khususnya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng yang belum definitif, dirinya menepis hal tersebut.

“Tidak, meskipun ada tapi tidak signifikan mempengaruhi serapan anggaran. Karena jabatan kosong kan masih ada Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) yang juga memiliki kewenangan, bisa tanda tangan cek, tanda tangan berita acara pembelian barang. Jadi tidak ada masalah,” paparnya menambahkan.

Untuk meningkatkan realisasi anggaran tersebut, Yuren mengatakan, tentu setiap kinerja yang dilakukan akan dilaporkan setiap minggu, Sehingga ke depan dapat terus dilakukan evaluasi kinerja. Tidak itu saja, Pemprov Kalteng juga melaksanakan rapat koordinasi yang dilaksanakan setiap bulan.

“Di situ akan kelihatan, apa saja yang perlu dibenahi atau dimaksimalkan. Ini tergantung dari perjuangan masing-masing SKPD saja lagi, dan tentu komitmen kepala dinas” paparnya menambahkan.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...