Satpol PP Jaring Sejumlah Pengemis, Diantaranya Masih Anak Dibawah Umur

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng)Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kapuas, menjaring sebanyak delapan orang pengemis yang berkeliaran di daerah setempat.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas, Drs Yunabut, mengungkapkan, dari delapan pengemis yang mereka jaring, enam orang diantara merupakan anak di bawah umur. “Ada enam orang anak masih di bawah umur,” katanya kepada wartawan, Rabu (7/6/2017).

Menurut Yunabut, enam orang anak di bawah umur tersebut sengaja disuruh oleh orang tuanya untuk mengemis di seputaran Kota Kuala Kapuas. Karenanya, Yunabut menyatakan sangat prihatin dengan hal itu.   

“Saya sangat prihatin dengan hal ini, sebab orang tuanya sendiri yang menyuruh untuk mengemis. Kemarin kita melakukan pendataan dan kita langsung datangi masing masing rumah mereka untuk diberikan pembinaan dan nasehat,” katanya.

Untuk para orang tua yang sengaja membiarkan anaknya mengemis, pihak Pol PP pun memberikan teguran keras.  “Kita beri teguran keras kepada orang tuanya serta langsung kita sambangi ke rumahnya masing masing,” terang Yunabut.

Mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah Kapuas ini mengungkapkan, penghasilan para mengemis tersebut memang sangat mencengangkan, karena dari hasil mengemis mereka bisa mendapatkan kurang lebih dua juta rupiah perbulan.

Kita saja heran, karena dari pengakuan mereka mendapatkan nominal yang lumayan fantastis perbulannya. Karena itu, kami bertekad akan terus melakukan penertiban agar tidak ada lagi kejadian seperti ini dan tentu sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Kepada masyarakat, Kepala Pol PP dan Damkar Kapuas mengharapkan, apabila melihat Gepeng atau pengemis agar secepatnya melaporkan kepada Satpol PP agar bisa ditertibkan. “Bulan suci ramadhan seperti ini tidak ada alasan untuk kami tidak bekerja. Untuk itu saya meminta masyarakat jika melihat hal serupa laporkan kepada kami selaku penegak peraturan daerah,” pinta Yunabut. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...