Ratusan Rumah Tidak Layak Huni Di Kecamatan Selat Segera Diperbaiki

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas tahun ini segera direalisasikan. Sedikitnya, sebanyak 175 unit rumah warga tidak layak huni akan mendapatkan bantuan perbaikan.

BSPS merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar memiliki rumah yang layak huni.

Di Kecamatan Selat setidaknya ada dua desa dan satu kelurahan yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah program BSPS yang anggarannya bersumber dari APBN 2017.

Kedua desa dan satu kelurahan itu itu yakni Desa Pulau Telo, Desa Pulau Telo Baru dan Kelurahan Panamas.

“Bulan Juli ini saya rasa sudah dimulai kegiatannya yang anggarannya bersumber dari APBN,” ujar Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Kapuas Satriadi ST, MT di Kuala Kapuas, Rabu (21/6/2017).

Adapun proses program BSPS tersebut saat ini sudah memasuki tahap pengajuan Rencana Anggaran Biaya (RAB). “Jadi, prosesnya sudah mau pencairan tahap pertama lima puluh persen dan pengerjaannya bersifat swadaya,” ujarnya.

Mantan Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kapuas ini sebelumnya menerangkan, syarat program BSPS sama seperti tahun sebelumnya, yaitu diantaranya penerima manfaat berpenghasilan rendah dan rumah milik sendiri dan status kepemilikan tanahnya jelas.

BSPS tahun ini, lanjut Satriadi, adalah khusus bantuan stimulan rusak berat sehingga anggaran perbaikan untuk satu unit rumah sebesar Rp 15 juta. “Uang sebesar itu langsung diberikan kepada masyarakat, tapi mereka harus membuka nomor rekening bank dan sesuai petunjuk pusat dana ini akan disalurkan melalui Bank BNI atau BTN,” ungkapnya.

Adapun mekanisme pelaksanaan perbaikan rumah, dimana nantinya akan ada konsultan yang akan membantu kelompok masyarakat yang secara swadaya mengerjakan perbaikan rumah. “Jadi, dalam satu kelompok ada 10 orang dan mereka secara swadaya bersama-sama mengerjakan perbaikan rumah,” terang Satriadi. (irf)

Editor: Hidayat 

Comments
Loading...