Ramadan dan Lebaran 2017, Jasa Raharja Berikan Pelayanan Maksimal Pada Masyarakat Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kepala Cabang Agung Tri Gunardi menyampaikan, guna mempermudah serta membantu masyarakat pada dalam melengkapi administrasi pembayaran dana santunan, dan membantu memperlancar arus mudik dan balik lebaran 2017, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan mitra kerja terkait.

“Mitra kerja terkait seperti dengan aparat kepolisian, dan mengambil langkah pelayanan untuk melengkapi dokumen persyaratan guna mempercepat proses pembayaran dana santunan (korban kecelakaan lalu lintas.red). Untuk posko pelayanan tetap di kantor cabang, dan petugas piket akan monitor di lapangan dan di rumah sakit yang ada,” jelas Agung Tri Gunardi di nKantor Cabang Jasa Raharja Kalteng Jl. RTA Milono Km.1 Kota Palangka Raya, Jumat (16/06).

Selain memberikan pelayanan kepada keluarga atau ahli waris dalam mempermudah pengurusan kelengkapan administrasi, Jasa Raharja juga mempersiapkan pos-pos kesehatan cuma-cuma. Ia mengharapkan, pos kesehatan ini dapat menanggulangi atau sebagai pertolongan pertama terhadap para pemudik, petugas bandara, dan petugas pelabuhan yang kondisi tubuhnya tidak dalam keadaan sehat.

Pos kesehatan ini nanti lanjutnya lagi, akan berada di 4 tempat atau titik strategis yang dianggap paling banyak hilir mudik masyarakat. Seperti di Bandara Tijik Riwut, Rerminal W. A. Gara, Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Kumai. Untuk pos kesehatan bandara Tijik Riwut (Jadwal H-5 sampai H+4 dari jam 10:00 WIB.red) dan Terminal W.A Gara (H-5 sampai H+ 3 jam 14:00 WIB.red) bekerjasama dengan Biddokes Polda Kalteng.

Sedangkan untuk pos kesehatan di Pelabuhan Sampit dan Kumai, (jadwal H-6 sampai dengan H-1 jam 08:00 WIB.red) bekerjasama dengan Kantor Kesehatan setempat. Dalam kegiatan PAM Lebaran yang sudah menjadi agenda tahunan ini, Jasa Raharja juga akan memaksimalkan pengoperasian Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) yang turut aktif dalam menekan angka kecelakaan angkutan penumpang umum.

“Kita juga akan memasang spanduk-spanduk himbauan yang ditempatkan di titik strategis sehingga memberikan dampak terhadap antisipasi para pengguna jalan. Jumlah spanduk yang dipasangkan nanti sebanyak 80 buah. Kita juga setiap saat melakukan pemantauan data pelaporan kecelakaan yang menjadi concern kami,” paparnya menambahkan.

Tidak hanya itu, program yang akan dilakukan, melalui konsep PRIME korban kecelakaan alat angkut penumpang umum dan lalu lintas jalan yang terjadi pada H-7 sampai dengan H+7 sudah ditetapkan jangka waktu penyerahan santunan maksimal H-7 sampai H, dan  sudah harus dibayarkan selambat-lambatnya 3 Juli 2017, dan H+1 sampai H+7 selambat-lambatnya tanggal 4 juli 2017 sudah dapat dibayarkan kepada korban atau ahli waris.

Berdasarkan informasi pada pelaksanaan kegiatan PAM Lebaran di tahun 2016, dari rentan waktu mulai dari H-7 sampai dengan H+7 santunan kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia sudah dibayarkan yakni sekitar Rp. 587,5 Juta dan pembayaran santunan untuk kecelakaan yang mengakibatkan korban luka-luka Rp. 59,33 Juta. Sehingga Total pembayaran santunan H-7 sampai H+7 sebesar Rp.646.83 Juta.

Sementara untuk santunan yang telah dibayarkan kepada masyarakat se Kalteng dalam kurun waktu 1 tahun terakhir (2015-2016) sebesar Rp.54.409.270.856. Sampai dengan 15 Juni 2016 sebesar Rp.5.113.150.689 dan sampai dengan 15 Juni 2017 sebesar Rp.5.831.235.825 sehingga terjadi kenaikan sebesar 14,04 persen atau Rp. 718.085.136 jika dilakukan perbandingan.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...