Pilkada 2018 di Kalteng, 170 Orang Daftarkan Diri ke Penjaringan PDI-Perjuangan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Berkenaan dengan penjaringan Bakal Calon (Balon) pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018 yang akan datang, baik itu Balon Walikota dan Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati di 10 kabupaten dan 1 kota se Kalimantan Tengah, PDI-Perjuangan telah membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri dan membuka peluang menjadi Pimpinan Daerah di masing-masing wilayahnya.

Dari hasil penjaringan yang dilaksanakan dalam beberapa hari terakhir, melalui Tim Penjaringan yang sudah dibentuk atau ditetapkan sebelumnya, ada sekitar 117 nama yang sudah masuk atau mendaftarkan diri pada Partai PDI-Perjungan dalam proses penjaringan dari 11 kabupaten/kota tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Verifikasi DPD Partai PDI-Perjuangan Kalteng Duwel Rawing dalam konferensi pers yang dilaksanakan, Selasa (13/04) di Kantor Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Jl. RTA Milono Kota Palangka Raya.

“Dari 117 nama yang sudah terdaftar itu, kebanyakan bukan berasal dari kader Partai PDI-Perjuangan yakni tercatat lebih kurang sekitar 70 nama dari 117 nama,” Jelas Duwel Rawing.

Bahkan informasinya, dari balon yang sudah mendaftarkan diri, diantaranya ada dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendekati masa pensiun seperti di Kabupaten Katingan, dan juga lebih banyak dari beberapa anggota DPRD Kabupaten atau Kota.

“Kami ditugaskan untuk melakukan verifikasi, siapa nanti yang akan direkomendasi atau diusung sebagai calon dari Partai PDI-Perjuangan. Walaupun kami hanya sebatas menyatakan hasilnya ke DPD, dan DPD Partai yang nanti akan memberikan rekomendasi siapa saja nama yang akan diusung oleh Partai,” jelas Duwel Rawing.

Berdasarkan mekanisme dari Partai sendiri, ujarnya balon yang akan direkomendasikan ke DPP Partai PDI-Perjuangan nantinya minimal hanya 2 calon Bupati/Walikota dan 2 calon Wakil Bupati/Wakil Walikota tidak lebih dari pada itu sehingga proses verifikasi yang dilakukan juga memerlukan waktu yang cukup lama.

Salah satu Anggota DPRD Kalteng ini juga menginformasikan, mulai besok nama-nama yang sudah mendaftarkan diri masing-masing dari Kabupaten/Kota akan mengikuti proses wawancara, dan proses ini akan berlangsung selama tiga hari. Bahkan dalam tahapan seleksi ini, para balon tidak sama sekali dipungut biaya yang semuanya ditanggung oleh partai.

Sementara untuk balon yang mendaftarkan diri lebih banyak yakni berada di Kabupaten Katingan 20 orang dilanjutkan dengan Kabupaten Gunung Mas 15 orang dan selebihnya di Kabupaten Seruyan, Barito Timur, dan terbanyak terakhir berada di Kota Palangka Raya.

“Kami sudah sepakat tidak akan melakukan pungutan-pungutan terhadap balon yang mendaftarkan diri ke PDI-Perjuangan. Setelah proses verifikasi selesai, dilanjutkan dengan proses survei ke masing-masing balon, dan ini sangat menentukan,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...