Paslon Walkot Harus Bebas Narkoba dan Zenit

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya memastikan tahapan pemilu wali kota dan wakil wali kota akan digelar bulan September mendatang. Pesta demokrasi di Kota Cantik Palangka Raya itu akan menelan anggaran setidaknya Rp 17,3 miliar. KPU kota pun sudah mewanti-wanti syarat mutlak dari setiap pasangan calon (paslon).

Salah satunya harus bebas dari narkotika dan obat-obat illegal, dimana KPU kota akan melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tim psikologi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam melakukan pengecekan kesehatan dari setiap kontestan paslon wali kota dan wakil wali kota nantinya,ungkap Ketua KPU Kota palangka Raya Eko Riadi, Rabu (28/6).

Dikatakan sejumlah syarat pencalonan wajib dilalui setiap paslon, dimana salah satunya tes kesehatannya menjadi tahapan yang sangat penting, karena semua paslon wajib bebas narkoba dan obat terlarang termasuk obat-obatan daftar G.

Dalam bagian lain Eko juga membeberkan serapan anggaran di pemilu wali kota dan wakil wali kota (pilwalkot) mendatang sebesar Rp 17,3 miliar akan diperuntukan ada seluruh tahapan pilwalkot mulai awal hingga akhir. Pihaknya kata dia, memprediksikan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 250 ribu orang pemilih dengan persyaratan mutlak harus memiliki E-KTP atau minimal surat dari Disdukcapil.

“Anggaran Rp 17,3 miliar buat seluruh pelaksanaan. Paling menyerap itu dari pelaksanan petugas TPS dan hal lain,” ucapnya.

Ditanya tentang prediksi pasangan calon dalam pilkada mendatang, Eko menguraikan bahwa hal tersebut fleksibel dan tergantung kondisi dan dinamis. Tetapi KPU Kota sudah menetapkan kouta berdasarkan anggaran.Yakni untuk indevenden dan perseorangan sebanyak lima pasang dan dari Partai Politik minimal empat pasang.

“Ini sesuai anggaran tadi, dengan memperkirakan jumlah paslon pada saat pilwalkot, yakni lima perseorangan empat parpol, jumlah itu sudah sesuai dengan pembahasan,” terangnya.

Pihaknya tambah Eko juga sudah menyiapkan langkah-langkah awal, seperti terkait pendistribusi logistik pilwalkot, dimana KPU kota sudah melakukan antisi-asi-antisipasi termasuk di beberapa wilayah terpencil, terkhusus di Kecamatan Pahandut, Sebangau, Rakumpit dan kecematan lain.

“Tahaan pengiriman logistik kedepan juga menjadi perhatian. KPU kota sudah mempersiapkan antisipasi, sehingga dikemudian hari tidak ada masalah dalam pendistribusi semua hal-hal yang menyangkut logistic pilwalkot,” pungkasnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...