Paripurna DPRD Setujui Tiga dari Lima Raperda Usulan

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Tiga dari lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Eksekutif dan Legislatif di setujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat.

 

Persetujuan dan penundaan itu disampaikan pada Paripurna pembicaraan II lima Raperda dan penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati anggaran tahun 2016.

 

Adapun tiga Raperda yang disetujui tersebut yakni, Raperda Pedoman Penyelenggaran Kekayaan dan Aset Tiyuh, Raperda tentang Pembinaan dan Pengawasan Pertambangan Rakyat dan Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok.

 

Untuk dua Raperda lainnya masih dalam penundaan pengesahan yaitu, Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Way Kenanga dan Raperda tentang Pinjaman Daerah Kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur Persero.

 

“Dua Raperda ini kami menilai belum layak atau mendesak untuk dijadikan Perda, karena masih memerlukan kajian yang lebih konferhensif,” ungkap juru bicara Pansus Baharudin, saat membacakan laporannya.

 

Menanggapi keputusan itu Wakil Bupati Tulangbawang Barat Fauzi Hasan, mengaku senang atas kesepakatan persetujuan dan penundaan Raperda yang telah disetujui oleh DPRD atas usulan eksekutif dan legislatif.

 

“Saya berharap dengan ditetapkannya tiga Perda ini, akselerasi percepatan pembangunan daerah pedesaan dapat segera terwujud. Selain itu dapat membatasi bagi pengguna rokok di tempat fasilitas umum yang segera ditentukan,” harapnya.

 

Sidang paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tubaba Busroni itu, dihadiri sebanyak 21 dari 30 anggota DPRD ini berlangsung di Aula Rapat lantai II Gedung DPRD, Kabupaten setempat, Selasa (6/6/2017).

 

Tiga Raperda inisiatif legislatif – eksekutif disetujui oleh anggota DPRD dan Bupati Tulang Bawang Barat. Selanjutnya dilakukan penandatanganan keputusan bersama antara Ketua DPRD dan Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan. (JE/RZ)

 

Comments
Loading...