PAD Kapuas Baru Terealisasi Rp 39 Miliar

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kapuas hingga akhir Mei 2017 telah terealisasi sebesar Rp 39 miliar atau 41 persen dari target sebesar Rp 95 miliar.

Pendapatan tersebut bersumber dari beberapa sektor pajak diantaranya pajak mineral bukan logam dan bebatuan, pajak usaha rrumah sarang burung walet, pajak penerangan jalan, pajak rumah makan dan restoran serta pajak bumi dan bangunan (PBB).

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kapuas, Andres Nuah, mengungkapkan bahwa untuk penerimaan pajak mineral bukan logam dan bebatuan telah terealisasi sebesar Rp 1,5 miliar lebih atau 155 persen dari target Rp 1 miliar.

Kemudian pajak usaha rumah sarang burung walet telah terealisasi mencapai 33 persen. “Dengan gencarnya kita mengingatkan para pengusaha sarang walet, baik melalui surat-surat dan pemberitaan di media massa sehingga penerimaan pajak walet sudah mulai agak lumayan,” ujarnya kepada Menaranews.com, Senin (12/6/2017).

Selanjutnya untuk pajak penerangan jalan umum sekarang telah terealisasi hampir 50 persen. Kemudian pajak rumah makan dan restoran termasuk katering dari target Rp 5,6 miliar telah terealisasi sebesar Rp 1,7 miliar atau 30 persen.

“Ini data sampai dengan 31 Mei 2017, mudah-mudahan sampai akhir tahun anggaran nanti target Rp 5,6 miliar ini bisa tercapai karena terkait katering ada beberapa perusahaan yang pada tahun ini kita harapkan saja bisa menjalan,” harapnya.

Sedangkan untuk pajak bumi dan bangunan dari target Rp 2 miliar sekarang sudah terealisasi sebesar Rp 400 juta. “Penerimaan PBB sebesar itu merupakan hasil piutang, artinya setoran dari tahun 2016 ke bawah. Untuk tahun ini mungkin kami akan turun langsung ke lapangan, mudah-mudahan target PBB ini juga bisa kita realisasikan,” harap Andres Nuah. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...