Optimalisasi Peran Duta GenRe, Wujudkan Generasi Berkualitas

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Sebagai upaya pengenalan dan meningkatkan sosialisasi tentang program Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Bukittinggi, diperlukan figur motivator yang trampil dan berkarakter dikalangan remaja itu sendiri sesuai dengan prinsip dari dan oleh untuk remaja. Di Kota Bukittinggi sendiri, anggota Duta GenRe mencakup para remaja SLTA sederajat dan mahasiswa perguruan tinggi. Tugas mereka adalah sebagai penyambung pesan dari BKKBN kepada generasi muda di seluruh Indonesia agar memiliki pemahaman yang baik tentang keluarga berencana, kependudukan, dan pembangunan keluarga.

Di bulan Ramadhan 1438 H ini, Duta GenRe Kota Bukittinggi memiliki serangkaian agenda antara lain mengadakan bakti sosial berupa menyalurkan bantuan kepada anak yatim/piatu di panti asuhan, seperti yang diungkapkan pembina Duta GenRe kota Bukittinggi, Yenni.

Sementara itu, Bunda GenRe Sumatera Barat sekaligus Bunda GenRe Kota Bukittinggi, Hj.Yesi Endriani bersama Walikota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, mengundang Duta GenRe untuk berbuka puasa bersama di rumah dinas, Sabtu (17/6). Pihaknya berharap berharap bagaimana selanjutnya membentengi anak–anak, generasi muda dari hal–hal yang negatif, disamping tugas berperan aktif dalam menyampaikan pesan–pesan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga

Pada kesempatan itu, Wako Ramlan juga melepas forum anak daerah mengikuti kongres nasional forum anak daerah yang akan berlangsung Juli mendatang.

“Duta GenRe adalah model atau figure motivator dikalangan remaja, untuk itu diminta mensosialisasikan program GenRe di lingkungan sekolah, kampus maupun keseluruh lapisan mayarakat. Generasi muda ini dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku untuk berperilaku sehat dan berakhlak dengan tujuan menjadi figur teladan serta motivaor dikalangan remaja,” kata Yessi Endriani.

Di lain sisi, Kepala kantor dinas PPPA-PPKB Kota Bukittinggi, Tati Yasmarni saat dikonfirmasi mengatakan dengan bermodal Rp 200.000, anggota Duta GenRe Kota Bukittinggi mampu mengolahnya untuk melakukan kegiatan positif dengan menjual makanan dan minuman  sebagai menu berbuka puasa.

Selanjutnya Tati menambahkan dari modal tersebut mereka mendapatkan keuntungan sebesar Rp 800.000. Dari keuntungan tersebut ditambah sumbangan-sumbangan dari perbagai pihak akan disalurkan ke panti asuhan dalam bentuk sembako. Disamping itu juga akan diberikan uang saku Rp 100.000/anak yatim atau piatu di panti asuhan. Pihaknya mengapresiasi kreatifitas yang ditunjukkan Duta GenRe Bukittinggi dalam membantu sesama. (AD)

 

Comments
Loading...