Menjelang Lebaran, Harga Sembako Merangkak Naik

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga beberapa kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Tulang Bawang Barat mulai naik.

Pantauan MENARAnews, di pasar Dayamurni dan Pulung Kencana, harga sejumlah bahan pokok mulai mengalami kenaikan dari sebelumnya. Antara lain, harga daging ayam, gula pasir dan bawang putih.

Harga daging ayam saat ini mencapai Rp 45.000/kg dari sebelumnya Rp 32.000/kg, bawang putih juga terus merangkak naik. Kurun sebulan ini naik cukup fantastis dari Rp 25.000/kg saat ini menjadi Rp 36.000/kg.

Kemudian, gula pasir dari Rp 12.000/kg menjadi Rp 14.000/kg, telur ayam ras dari Rp 17.000/kg menjadi Rp 22.000/kg, telur ayam kampung Rp 30.000/kg menjadi Rp 36.000/kg dan daging sapi dari Rp 100.000 menjadi Rp 120.0000. Sementara komoditas lainnya relatif stabil.

Di antaranya, kacang kedelai Rp 6.600/kg, bawang merah Rp 24.000/kg, cabai besar teropong Rp 27.000/kg, cabai rawit merah Rp 20.000/kg, cabai rawit hijau Rp 28.000/kg, cabai keriting merah Rp 25.000/kg, beras IR 64 Rp 10.000/kg, minyak goreng curah Rp 10.900/kg.

Sri Lestari (40) pedagang ayam di Pasar Dayamurni mengatakan, harga daging ayam semenjak sepekan terakhir mengalami kenaikan.

Menurut dia, kenaikan ini terjadi karena banyaknya permintaan daging ayam di pasaran dalam bulan puasa. Alhasil harga berangsur naik. Kendati demikian, stok daging dari peternak dinilainya masih mencukupi.

“Kenaikan harga memang seringkali terjadi, utamanya menjelang lebaran dan hal ini sulit kita hindari, karena selain pasokan kurang, pembeli juga terus bertambah,” katanya, Kamis (8/6/2017).

Sementara Santi warga Pulung kencana mengaku cukup berat dengan naiknya harga sembako. Menurutnya dengan kondisi ekonomi paspasan, tentu sangat berpangaruh dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang terjadi hampir setiap tahun ini.

“Kami berharap pemerintah segera melakukan upaya untuk menekan harga agar segera kembali normal, karena jika tidak, kasian masyarakat lain yang juga kurang mampu” ungkap Santi, salah seorang pengunjung pasar Pulung Kencana. (JE/RZ)

Comments
Loading...