Media Sosial Dinilai Unsur Pemecah Belah Bangsa

Jakarta – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Blasius Jacky Jamrewav menilai bahwa media sosial sebagai salah satu unsur pemecah belah bangsa yang menyebabkan isu intoleransi semakin membesar.

“Jadi kondisi saat ini medsos menjadi alat untu memecah belah bangsa,” kata Blasius Jacky Jamrewav saat menggelar diskusi publik yang bertema “Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara Guna Membendung Ideologi Pemecah Belah Bangsa”, di Universitas Bung Karno, Kamis (15/06).

Dia juga mengatakan banyak pengguna media sosial yang menyebarkan ujaran kebencian, sehingga isu-isu intoleransi kembali mencuat.

“Kalo kita lihat kondisi saat ini banyak pengguna medsos menyebarkan uja ran kebencian,sehingga kasus seperti ditoleransi yang seharusnya sudah final tapi masih tetap terjadi,”katanya.

Selain Blasius, Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya, Saad Fatsey menambahkan bahwa sebelum mengimplementasikan nilai pancasila harus merubah dari sisi kemanusiaan.

“Sebelum mengimplementasikan nilai nilai pancasila,haruslah merubah dari sisi kemanusiaannya sehingga akan menimbulkan kesadaran untuk menjalankan nilai nilai pancasila,” tandasnya. (RF)

Comments
Loading...